Sorong, PBD — MPGI NEWS.ID//Pemerintah Kota Sorong menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat semangat persatuan, kebangsaan, serta tekad bersama dalam mewujudkan Kota Sorong yang semakin maju, adil dan sejahtera, Senin (17/08/26).
Upacara yang berlangsung di Lapangan Apel Kantor Wali Kota Sorong, Jalan Burung Kurana, Kelurahan Remu Utara, Distrik Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Kegiatan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Peserta upacara terdiri dari berbagai unsur pemerintahan, TNI, Polri, mahasiswa, pelajar, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan serta tamu undangan.
Wali Kota Sorong Seftinus Lobat, S.H., M.P.A. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Yusri Sunir, Danramil 1802-04/Seget, dan Perwira Upacara Lettu Inf. Alimuddin, Pasi Pers Kodim 1802/Sorong.
Upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat. Setelah Komandan Upacara memasuki lapangan, Wali Kota Sorong selaku Inspektur Upacara tiba di lapangan dan dilanjutkan dengan penghormatan pasukan serta laporan kepada Komandan Upacara.
Memasuki detik-detik Proklamasi, suasana lapangan berubah semakin hening. Pembacaan teks Proklamasi dilakukan oleh Drs. Ec. Jhon Lewerisa, Ketua DPR Kota Sorong. Momen tersebut menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia hari ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu yang harus terus dijaga dan diisi dengan kerja nyata.
Suasana semakin sakral ketika Wali Kota Sorong memimpin mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Setelah itu, prosesi pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan dengan penuh disiplin dan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dipimpin oleh Letda Inf. Matheus Emmerich, S.Tr. (Han) selaku Pasi Intel Yonif 762/Vira Yudha Sakti. Dalam formasi pengibaran, Yusril Brury dari SMA Averos Kota Sorong dipercaya sebagai Komandan Kelompok 17, Alvanzo Wilson Watory dari SMA Negeri 1 Kota Sorong sebagai Komandan Kelompok 8, serta Denatha Atventya Ronsumre dari SMA Negeri 2 Kota Sorong sebagai pembawa baki utama.
Sementara Marselino Bernard Ijie dari SMA Negeri 3 Kota Sorong bertugas sebagai penarik tali dan Chrisnael A. Lalopua, juga dari SMA Negeri 3 Kota Sorong, bertugas sebagai perentang. Pasukan 45 berasal dari satuan Yonif 762/Vira Yudha Sakti.
Keterlibatan generasi muda dalam prosesi pengibaran Sang Merah Putih menjadi salah satu gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada generasi terdahulu, tetapi terus diwariskan kepada anak-anak muda Papua yang akan menjadi bagian penting dari masa depan Kota Sorong dan Indonesia.
Setelah pengibaran bendera, rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ariance Sara Kondjol, Staf Ahli Bidang Pengembangan Masyarakat Adat dan Budaya Kota Sorong. Pembacaan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Andika Bhayangkari, pembacaan doa, laporan Komandan Upacara dan penghormatan pasukan.
Dari sisi komposisi peserta, upacara melibatkan berbagai elemen yang menunjukkan kebersamaan lintas institusi. Formasi pasukan terdiri atas kelompok satuan musik, satu SSK TNI Angkatan Darat, satu SSK TNI Angkatan Laut, satu SSK Polri, dua SSK ASN Pemerintah Kota Sorong, satu SSK mahasiswa dan dua SSK pelajar.
Sejumlah pejabat dan unsur pimpinan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Sorong H. Ansar Karim, A.Md., Plt. Sekretaris Daerah Kota Sorong Ruddy R. Laku, S.Pi., M.M., unsur pimpinan TNI dan Polri, anggota DPR Kota Sorong, pimpinan organisasi perangkat daerah, para kepala distrik se-Kota Sorong, serta tokoh masyarakat, agama dan adat.
Turut hadir pula Kolonel Inf. Ahmad Fauzi, S.E., M.Tr.Han, Kasiren 181/PVT; Kolonel Mar Erwin Triyulianto, M.Tr.Opsla, Dandenma Kodaeral XIV; Kolonel Laut (P) Bagus Waluya, M.Tr.Opsla, Dansat Hantai Kodaeral XIV; Kolonel Mar Pujiono, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., Askomlek Pasmar 3; Syahrir Nurdin, Wakil Ketua I DPR Kota Sorong; Kombes Pol. Amry Siahaan, S.I.K., Kapolresta Sorong; serta Thamrin Tajuddin, S.T., M.M., Asisten II Kota Sorong.
Selain itu hadir Letkol Inf. Nehemia Urim Ferdana, S.IP., Dandim 1802/Sorong; Letkol Inf. I Cening Sudiantaya, S.Hub.Int., M.H.I., M.Sc., Danyonif 762/VYS; Letda Lek Ivan Subandi, Kepala Perwakilan TNI AU Sorong; dan Pdt. Jeane Fonataba Haurisa, S.Th., M.Si., Ketua FKUB Kota Sorong sekaligus Ketua Klasis GKI Sorong.
Kehadiran unsur pemerintahan, TNI, Polri, legislatif, tokoh agama, tokoh adat, masyarakat, mahasiswa hingga pelajar dalam satu lapangan menjadi cerminan kuatnya semangat kebersamaan di Kota Sorong. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat komitmen seluruh elemen daerah dalam menjaga persatuan dan membangun daerah.
Dengan mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Sorong dan seluruh masyarakat untuk terus mempererat persaudaraan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan, serta memberikan ruang yang lebih besar bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam kemajuan daerah.
Di tengah keberagaman masyarakat Kota Sorong, semangat kemerdekaan diharapkan terus menjadi energi bersama untuk membangun kota yang aman, inklusif, berdaya saing dan sejahtera. Kibaran Merah Putih di halaman Kantor Wali Kota Sorong pun menjadi simbol bahwa kemerdekaan harus terus dirawat melalui persatuan, kerja bersama dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya tidak sekadar menandai perjalanan panjang bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Kota Sorong bahwa masa depan daerah merupakan tanggung jawab bersama. Dari Kota Sorong, semangat Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur terus digaungkan melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
(TK)







