Kabel Utilitas Semrawut di Tasikmalaya Dikeluhkan Warga, Dinas PUTR Sebut Banyak Provider Tak Terdaftar

Daerah, Pemerintahan203 Dilihat

TASIKMALAYA – MPGI NEWS.ID – Kondisi tiang dan kabel utilitas yang semrawut di sejumlah ruas jalan Kota Tasikmalaya menjadi sorotan warga karena dinilai membahayakan dan merusak estetika kota. Salah satu lokasi terparah berada di Jalan Letnan Kolonel RE Jaelani, Kelurahan Cilembang, Cihideung, Rabu (12/11/2025).

Pantauan di lokasi, tumpukan kabel yang didominasi jaringan Wi-Fi dari berbagai penyedia layanan terlihat menjuntai dan tidak terurus. Kondisi serupa juga ditemukan di Jalan Letnan Harun, tepat di depan pusat kota.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyatakan, kondisi tersebut jelas melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang tata ruang yang menekankan aspek estetika dan ketertiban.

“Kondisi ini sangat mengganggu estetika. Tiang tersebut dipenuhi kabel Wi-Fi yang dipasang seenaknya, sangat semrawut,” ujarnya.

Warga mengkhawatirkan instalasi yang tidak standar tersebut dapat menimbulkan risiko kecelakaan, terutama jika kabel putus akibat angin kencang atau hujan deras dan jatuh ke jalan.

Menanggapi keluhan tersebut, yana suryana dari Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya, menyatakan bahwa pihak Pemerintah Kota telah menginstruksikan para penyedia layanan (provider) untuk segera merapikan aset mereka. “Intinya (instruksi Pemkot) ke teman-teman provider supaya aset-aset mereka itu memang harus segera dirapikan,” kata yana.

Ia menambahkan, Dinas PUTR juga telah rutin melakukan perapihan kabel setiap hari Rabu selama lebih dari tiga tahun. Menurutnya, kabel yang menjadi perhatian utama adalah milik provider internet, sementara kabel PLN relatif sudah tertata.

Yana mengungkapkan, kendala utama di lapangan adalah banyaknya provider tidak terdaftar. Selain penyedia layanan resmi seperti Biznet, Telkom, dan Indihome, banyak ditemukan kabel dari “RT RW Net” yang pemasangannya tidak terpantau.

“Banyak juga Pak, kita teh kabel-kabel dari RT RW Net yang tidak tahu gitu asal usulnya teh di mana. Yang kayak gitu teh memang sudah banyak menyebar,” pungkasnya. (Iki)

Komentar