Putra-Putri Terbaik Papua Barat Daya Siap Harumkan Nama Daerah di Seleksi Capaska Nasional 2026

 

Sorong, Papua Barat Daya, (16/06/2026) – MPGI NEWS.ID//Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung generasi muda terbaik daerah untuk berprestasi di tingkat nasional. Sebanyak tiga pasang Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026 secara resmi mengikuti seleksi Capaska Tingkat Pusat atau Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta pada tanggal 15–19 Juni 2026.

Keenam peserta yang berhasil lolos mewakili Provinsi Papua Barat Daya merupakan putra-putri terbaik yang telah melalui berbagai tahapan seleksi secara ketat di tingkat daerah. Mereka membawa harapan besar masyarakat Papua Barat Daya untuk dapat mengukir prestasi sekaligus menjadi duta karakter, disiplin, dan nasionalisme di tingkat nasional.

Adapun peserta Capaska Papua Barat Daya yang mengikuti seleksi nasional tahun 2026 adalah:

*Peserta Putra* :
– Agung Klafle (Kota Sorong),
– Natalius Tjaane (Kabupaten Sorong Selatan),
– Pieter Feliks Yapen (Kabupaten Raja Ampat).

*Peserta Putri*
– Flora Bosawer (Kabupaten Maybrat),
– Vila Delvia Nauri (Kabupaten Sorong),
– Yudith Yesika Mirino (Kabupaten Tambrauw).

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, para peserta mendapat pendampingan langsung dari tim yang ditunjuk oleh pemerintah daerah, yakni:
– Nixon D. Homer dari Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat Daya;
– Adolfina dari Badan Kesbangpol Kabupaten Raja Ampat,
– Yoke dari Badan Kesbangpol Kabupaten Maybrat dan
– Riyan Sinawi Rouw dari Badan Kesbangpol Kabupaten Tambrauw.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat Daya, Drs George Japsenan, M.Si, menjelaskan bahwa seluruh peserta bersama tim pendamping telah tiba di Jakarta pada tanggal 15 Juni 2026 dan langsung mengikuti agenda yang telah disiapkan oleh panitia pusat.

“Setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 15 Juni 2026, peserta Capaska Papua Barat Daya langsung kami serahkan kepada panitia BPIP yang telah menjemput untuk selanjutnya mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari proses seleksi nasional. Sementara itu, para pendamping bertugas mengantarkan seluruh perlengkapan dan barang-barang peserta menuju Hotel JS Senayan, tempat para peserta akan menginap selama mengikuti rangkaian seleksi,” jelas George Japsenan.

Menurutnya, proses pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu tahapan penting dalam seleksi Capaska tingkat nasional. Selain kesiapan fisik, para peserta juga akan menjalani berbagai tahapan penilaian lainnya yang meliputi aspek kepribadian, wawasan kebangsaan, kedisiplinan, kemampuan akademik, hingga kemampuan baris-berbaris yang menjadi kompetensi utama seorang calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

George menambahkan bahwa keikutsertaan enam putra-putri terbaik Papua Barat Daya pada ajang nasional ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi daerah. Mereka tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik Provinsi Papua Barat Daya di tingkat nasional.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan baik, menjaga kesehatan, disiplin, serta menunjukkan karakter dan kemampuan terbaik yang dimiliki. Mereka adalah representasi generasi muda Papua Barat Daya yang berprestasi, berintegritas, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi,” ujarnya.

Suasana penuh semangat dan optimisme turut mengiringi keberangkatan para peserta menuju Jakarta. Dukungan dari pemerintah daerah, sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi motivasi besar bagi mereka untuk memberikan penampilan terbaik selama proses seleksi berlangsung.

Seleksi Capaska Tingkat Nasional Tahun 2026 yang berlangsung pada 15–19 Juni 2026 menjadi momentum penting dalam menjaring putra-putri terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia yang nantinya akan bertugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat nasional.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap salah satu bahkan lebih dari peserta yang dikirim tahun ini dapat lolos menjadi anggota Paskibraka Nasional 2026, sehingga mampu mengharumkan nama daerah di panggung nasional serta menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua Barat Daya untuk terus berprestasi, mengembangkan potensi diri, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami optimis putra-putri Papua Barat Daya mampu bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar mereka dapat menjalani seluruh proses seleksi dengan lancar dan meraih hasil terbaik bagi daerah yang kita cintai,” tutup George Japsenan.

(TK)