Mpginews.id,Bengkayang,Kalbar –Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama insan pers memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Senin (9/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Rangkaya Lantai V Kantor Bupati Bengkayang, Jalan Guna Baru Trans Rangkang, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang.
Peringatan HPN dan HUT PWI ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran pers sebagai pilar demokrasi, mitra strategis pemerintah, serta jembatan informasi antara negara dan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bengkayang.
Dihadiri Forkopimda dan Berbagai Unsur Masyarakat
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda Kabupaten Bengkayang, di antaranya Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal, Dandim 1209/Bengkayang yang diwakili Pasi Intel Kapten Inf B. Sijabat, Kapolres Bengkayang yang diwakili Kabagren AKP Maju Kenedi Siregar, S.H., M.H., serta Kejari Bengkayang yang diwakili Kasi Intel Tezar, S.H.
Turut hadir pula perwakilan Danlanud Harry Hadisoemantri, Ketua Pokja PWI Bengkayang Yulizar, Kadis Kominfo Bengkayang Ucok Parsaulian Hasugian, S.STP., M.Si., perwakilan Bawaslu Bengkayang, Rutan Kelas II B Bengkayang, MABM Bengkayang, POM Bengkayang, tokoh masyarakat, serta insan pers dari berbagai media.

Ketua Pokja PWI: Pers Pilar Demokrasi dan Kontrol Sosial
Dalam sambutannya, Ketua Pokja PWI Bengkayang Yulizar menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI. Ia menegaskan bahwa selama 80 tahun, pers Indonesia telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa, sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga era demokrasi modern.
“Pers adalah pilar demokrasi. Pers menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus ruang klarifikasi, kontrol sosial, dan sarana edukasi publik,” ujarnya.
Yulizar juga menekankan pentingnya sinergi antara pers, pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas, mendukung pembangunan, serta menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat. Menurutnya, kritik pers bukan bentuk perlawanan, melainkan tanggung jawab moral demi transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
Di era digital yang sarat tantangan, insan pers dituntut semakin profesional dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik untuk menangkal hoaks dan disinformasi. Ia berharap sinergi Forkopimda dan insan pers terus diperkuat demi kepentingan masyarakat luas.
Pada kesempatan tersebut, Yulizar juga menyampaikan harapan agar Pokja PWI Kabupaten Bengkayang dapat melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada tahun 2027, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan daerah.
Wakil Bupati: Pemerintah Dukung Kebebasan Pers
Sementara itu, Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada insan pers atas peran aktifnya dalam pembangunan daerah.
Ia menjelaskan bahwa peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh setiap tanggal 9 Februari ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985, dan bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia pada tahun 1946.
“Tahun 2026 ini, tema Hari Pers Nasional Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat sangat relevan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Pers berperan sebagai akselerator dalam menyuarakan ekonomi rakyat, mengawal program pemerintah, serta memperkokoh kedaulatan bangsa,” ungkapnya.
Wakil Bupati juga mengapresiasi tema yang diusung PWI Bengkayang, yakni “Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Media dan Pers.” Menurutnya, pemajuan budaya daerah membutuhkan sinergi semua pihak, termasuk generasi muda, melalui pendekatan culture experience dan culture knowledge.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkayang mendukung kebebasan pers sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, serta berkomitmen membangun kemitraan strategis dengan insan pers dalam penyebarluasan informasi publik, transparansi, publikasi pembangunan, dan pelayanan masyarakat.
“Melalui kemitraan yang baik, pers dapat menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks, membangun narasi positif, serta memberikan kritik konstruktif demi kemajuan Kabupaten Bengkayang,” tambahnya.

Momentum Penguatan Sinergi dan Profesionalisme
Peringatan HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI di Kabupaten Bengkayang dinilai sebagai kegiatan yang sangat positif dan strategis. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan profesionalisme wartawan serta meneguhkan komitmen insan pers dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Antusiasme peserta serta dukungan dari pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan menunjukkan sinergi yang baik antara pers, pemerintah, dan masyarakat. Kegiatan ini juga membuka ruang kontribusi aktif insan pers dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif.
Ke depan, diharapkan peringatan HPN dan HUT PWI di Kabupaten Bengkayang dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan inovasi yang lebih beragam, sehingga peran pers semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.”
NZ 77
Editor : DM







