Milad ke-7 POM Singkawang Selatan, Ibunda Ratu Keraton Amantubillah Apresiasi Kiprah Sosial dan Pelestarian Budaya Melayu

*MPGI* SINGKAWANG, KALIMANTAN BARAT – Peringatan Milad ke-7 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Orang Melayu (POM) Kecamatan Singkawang Selatan menjadi momentum memperkuat persaudaraan, merawat tradisi, serta meneguhkan kepedulian sosial terhadap masyarakat.

 

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (10/10/2026) malam di halaman rumah Ali Riswanda, Gang H. Zainal, RT 045/RW 007, Jalan Raya Sedau, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, tersebut dihadiri sekitar 400 orang dari berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan.

 

Mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Merawat Tradisi, Mengangkat Budaya dan Manfaat untuk Negeri”, peringatan milad ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan organisasi, tetapi juga ruang untuk memperkuat komitmen POM dalam menjaga warisan budaya Melayu sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Ibunda Ratu Keraton Amantubillah Mempawah, Dr. Ir. Arini Mariam, M.Sc.; Panglima Melayu Kabupaten Sambas, Erik Sandi; Ketua Komisi II DPRD Kota Singkawang, Harry Sarasati Widha Sugeng, S.E., dari Fraksi Partai Gerindra; serta anggota DPRD Kota Singkawang, Yuharisa, S.E., dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hadir pula Camat Singkawang Selatan, Indra Wicaksono; Lurah Sedau, Nur Ikhsan Wirantoro; Ketua DPD POM Kota Singkawang, H. Zulfian; Ketua DPC POM Singkawang Selatan, Ali Riswanda; Guru Besar DPC POM Singkawang Selatan, Kyai H. Asep Safri; perwakilan Ketua DAD Kota Singkawang, Edi; serta Ketua Panitia Pelaksana, M. Edi.

 

Dari unsur TNI-Polri, hadir Bhabinkamtibmas Kelurahan Sedau, AIPDA Satria Hadi, yang mewakili Kapolsek Singkawang Selatan, serta SERTU Aris yang mewakili Danramil 02/Sedau.

 

Ali Riswanda: Milad Bukan Sekadar Seremonial

 

Ketua DPC POM Singkawang Selatan, Ali Riswanda, menegaskan bahwa peringatan milad harus menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen organisasi untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

 

Menurutnya, keberadaan POM bukan hanya sebagai wadah berkumpulnya masyarakat Melayu, tetapi juga sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan, menjaga marwah adat istiadat, melestarikan kebudayaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

 

Ia mengajak seluruh keluarga besar POM untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.

 

“Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, kita berharap POM semakin kuat, mampu menjaga persatuan, serta terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” demikian pesan yang ditekankan dalam semangat peringatan tersebut.

 

Ali juga berharap organisasi terus menjadi bagian dari upaya menciptakan kehidupan bermasyarakat yang aman, damai, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan.

 

Ibunda Ratu Keraton Amantubillah Apresiasi Kepedulian Sosial POM

 

Apresiasi terhadap kiprah sosial DPC POM Singkawang Selatan disampaikan Ibunda Ratu Keraton Amantubillah Mempawah, Dr. Ir. Arini Mariam, M.Sc.

 

Ia memberikan perhatian terhadap kegiatan sosial yang selama ini dijalankan POM Singkawang Selatan, termasuk kepedulian terhadap warga lanjut usia (lansia) melalui pemberian bantuan.

Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan merupakan wujud nyata nilai kemanusiaan yang harus terus dipelihara. Semangat berbagi, saling membantu, dan meringankan beban sesama perlu menjadi bagian dari kehidupan organisasi maupun masyarakat luas.

 

Arini berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus ditingkatkan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

 

Ia juga berharap kiprah DPC POM Singkawang Selatan dapat menjadi inspirasi bagi kepengurusan POM di wilayah lain untuk memperkuat program kemasyarakatan, sehingga keberadaan organisasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

Apresiasi tersebut menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan melalui seremoni dan pertunjukan adat. Nilai-nilai luhur budaya juga perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk kepedulian, gotong royong, dan perhatian terhadap sesama.

 

H. Zulfian Tekankan Persatuan di Tengah Perbedaan

 

Ketua DPD POM Kota Singkawang, H. Zulfian, mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan solidaritas organisasi di tengah perubahan zaman yang menghadirkan berbagai tantangan.

 

Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Namun, perbedaan tersebut harus disikapi dengan kedewasaan, kebijaksanaan, dan semangat persaudaraan agar tidak berkembang menjadi perpecahan.

 

Menurutnya, kekuatan organisasi terletak pada kemampuan seluruh pengurus dan anggotanya untuk tetap menjaga kebersamaan, mengutamakan kepentingan bersama, serta bekerja secara konsisten dalam menjalankan program.

 

Zulfian juga berharap DPC POM Singkawang Selatan terus mempertahankan kegiatan berbagi dan menebar kebaikan, termasuk program sosial rutin setiap bulan, sebagai bentuk komitmen organisasi terhadap masyarakat.

 

Camat Singkawang Selatan: Budaya Melayu Harus Hidup dalam Perilaku

 

Sementara itu, Camat Singkawang Selatan, Indra Wicaksono, menekankan bahwa pelestarian budaya Melayu tidak boleh berhenti pada simbol, pakaian, atau atribut adat semata.

 

Lebih dari itu, budaya harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti kesantunan, adab, gotong royong, penghormatan terhadap sesama, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

 

Ia berharap POM, khususnya DPC POM Singkawang Selatan, dapat terus mengambil peran aktif dalam menjaga dan mewariskan nilai-nilai budaya Melayu kepada generasi muda.

 

Indra juga mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang rutin dilaksanakan POM untuk membantu masyarakat kurang mampu. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian yang patut dipertahankan sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat.

 

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat agar pelestarian budaya berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan dan keharmonisan masyarakat.

 

Dimeriahkan Tari Persembahan dan Silat Tradisional

 

Rangkaian peringatan Milad ke-7 DPC POM Singkawang Selatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Persatuan Orang Melayu, pembacaan doa, serta laporan ketua panitia.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari persembahan, sambutan para tokoh, penyerahan cenderamata, foto bersama, serta pertunjukan silat persembahan yang menambah nuansa adat dan kebudayaan Melayu dalam kegiatan tersebut.

 

Ketua Panitia Pelaksana, M. Edi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus DPC POM Singkawang Selatan, DPD POM Kota Singkawang, para undangan, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

 

Ia berharap kebersamaan yang terbangun dalam peringatan milad ini tidak berhenti setelah acara selesai, tetapi terus berlanjut dalam kerja nyata dan program-program organisasi.

 

Tujuh Tahun Perjalanan, Saatnya Memperluas Manfaat

 

Peringatan Milad ke-7 menjadi momentum bagi DPC POM Singkawang Selatan untuk memperkuat langkah dalam menjaga persaudaraan, melestarikan adat dan tradisi Melayu, serta meningkatkan kepedulian sosial.

 

Di tengah dinamika kehidupan masyarakat, organisasi kemasyarakatan dituntut tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan sosial melalui kegiatan yang bermanfaat dan berkelanjutan.

 

Dengan semangat silaturahmi, gotong royong, dan kebersamaan, POM diharapkan terus menjadi wadah pemersatu masyarakat Melayu sekaligus mitra strategis pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keharmonisan di Kota Singkawang.

 

Kegiatan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Selama pelaksanaan acara, situasi dilaporkan berlangsung aman, kondusif, dan terkendali.

Dedek S