MPGINEWS.ID – SINGKAWANG, KALIMANTAN BARAT – Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Singkawang, Ustadz.,M. Hori.,S.PD.I., menyampaikan ucapan selamat Hari Santri 2026 kepada seluruh santri, ustaz, kiai, dan keluarga besar pesantren di Kota Singkawang. Ucapan itu disampaikan di sela upacara peringatan Hari Santri yang digelar pada Kamis (22/10/2026) di Pondok Pesantren (Ponpes) Ushuluddin Singkawang, Jl. Alianyang No. 26, RT 001/RW 001, Kelurahan Jawa, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, Kalimantan Barat 79113.
Peringatan Hari Santri tahun ini bertepatan dengan 11 Jumadil Awal 1448 Hijriah dan mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas“. Menurut M. Hori, tema tersebut menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis dalam perjalanan bangsa, dahulu maupun sekarang.
“Selamat Hari Santri 2026. Semoga para santri terus istikamah menuntut ilmu, menjaga akhlak, dan menjadi penerang di tengah masyarakat. Ansor siap bergandengan tangan dengan santri dan pesantren untuk mengawal masa depan negeri ini,” ujarnya.
Perkuat Persaudaraan, Gotong Royong, dan Toleransi
M. Hori berharap santri menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan untuk memperkuat persaudaraan, gotong royong, dan toleransi. Di tengah keberagaman Kota Singkawang, peran santri dinilai penting dalam merawat kerukunan dan menjaga persatuan.

Pesantren, lanjutnya, bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kemandirian, dan semangat pengabdian. Karena itu, generasi santri didorong untuk terus belajar, terbuka terhadap perubahan zaman, dan berani berkontribusi dalam pembangunan.
“Santri harus menjadi teladan di lingkungannya, menjadi perekat di tengah perbedaan, dan hadir memberi solusi bagi masyarakat,” tambahnya.
Rangkaian Upacara
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu berlangsung khidmat. Rangkaian acara meliputi pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan Resolusi Jihad dan Ikrar Santri. Semangat kebangsaan semakin terasa saat seluruh peserta menyanyikan Mars Hari Santri dan lagu Yalal Wathan.
Halaman pesantren dihiasi bendera, umbul-umbul, dan karangan bunga ucapan selamat. Salah satunya berasal dari Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang. Kegiatan ini dihadiri Wakil Walikota Singkawang Muhammadin.,S.E.,M.H., Yang bertindak sebagai inspektur upacara, Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan, S.I.K.., Komandan Kodim 1202 Singkawang Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar, S.I.P.., unsur Kementerian Agama Kota Singkawang, pengurus GP Ansor, para ustaz dan pengasuh pesantren, tamu undangan, serta para santri.
Makna Hari Santri
Hari Santri diperingati setiap 22 Oktober, merujuk pada Resolusi Jihad yang dikeluarkan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan itu mengajak umat Islam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Penetapan Hari Santri secara nasional dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015.

Bagi GP Ansor, organisasi kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama, momentum ini menjadi pengingat untuk meneruskan semangat perjuangan para ulama dan santri dalam menjaga agama, bangsa, dan negara.
Silaturahmi dan Kebersamaan
Usai upacara, jajaran pengurus GP Ansor Kota Singkawang berfoto bersama pengasuh pesantren dan tamu undangan sebagai wujud kebersamaan dan silaturahmi.
M. Hori mengajak seluruh kader Ansor dan santri untuk terus menjaga semangat kebangsaan. “Santri cinta tanah air, santri jaga persatuan. Ansor menuju masa depan,” pungkasnya.
Pewarta : Ferry S
Sumber : KETUA PC.GP ANSOR Singkawang – Ustadz., M. HORI ., S.PD.I






