Peringati Hari Santri dan Sumpah Pemuda, Mahasiswa NU DIY Salurkan Air Bersih untuk Warga Kekeringan di Gunungkidul

 

MPGINEWS.ID – Yogyakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (BEM PTNU DIY) bersama Organisasi Mahasiswa (Ormawa) IIQ An-Nur melaksanakan penyaluran bantuan air bersih sebanyak 75.000 liter di Kabupaten Gunungkidul, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian kolaborasi peringatan Hari Santri dan Hari Sumpah Pemuda yang akan ditutup dengan agenda talk show pada Selasa, 27 Oktober 2026.

 

Penyaluran air bersih menyasar masyarakat di Desa Giricahyo, Kapanewon Purwosari, dan Desa Krambilsawit, Kapanewon Saptosari. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan air bersih akibat kekeringan.

 

Koordinator Wilayah BEM PTNU DIY, Tegar Pradana, menegaskan bahwa peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda tahun ini tidak dirayakan melalui kegiatan seremonial. Menurutnya, di tengah saudara-saudara sebangsa yang sedang menghadapi musibah, baik kebakaran hutan maupun kekeringan, mahasiswa perlu hadir melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

 

“Tidak ada perayaan secara seremonial hari ini, karena sebagian besar saudara kita sedang mengalami musibah, baik kebakaran hutan maupun kekeringan. Semoga Indonesia lekas pulih. Duka mereka adalah duka kita dan sudah semestinya kita hadir untuk saling membantu,” ungkap Tegar.

 

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Bakti Nyata Satu Juta Air Bersih yang diinisiasi BEM PTNU Se-Nusantara. Gerakan ini menjadi wujud komitmen mahasiswa Nahdlatul Ulama untuk tidak berhenti pada gagasan dan diskusi, tetapi juga turun langsung menjawab kebutuhan masyarakat.

 

Melalui penyaluran air bersih ini, BEM PTNU DIY bersama Ormawa IIQ An-Nur berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan sekaligus meneguhkan peran mahasiswa sebagai bagian dari solusi atas persoalan bangsa.

 

Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan hingga agenda talk show pada 27 Oktober 2026. Dengan semangat Hari Santri dan Sumpah Pemuda, BEM PTNU DIY mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan menjadikan pengabdian sebagai wujud nyata bakti BEM PTNU untuk negeri.(Red-FS)