Kota Sorong Papua Barat Daya – Perkumpulan Kerukunan Keluarga Besar Maluku (PKKBM) Papua Barat Daya kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pembangunan daerah melalui kegiatan Pemantapan Etos Kerja dan Pengembangan Keterampilan Generasi Muda Maluku, Sabtu (10/1/2026).
Anggota DPR Kota Sorong, David Hehanussa, menilai kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda sebagai aset masa depan Kota Sorong.
Menurut David, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pelatihan keterampilan semata, tetapi menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman dan persaingan dunia kerja yang semakin ketat.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak muda yang sedang mencari arah, semangat, dan pembekalan untuk menatap masa depan. Dunia kerja hari ini menuntut kesiapan yang jauh lebih luas daripada sekadar kemampuan teknis,” ujar David Hehanussa.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap sikap inklusif PKKBM Papua Barat Daya yang membuka kegiatan ini bagi seluruh pemuda Kota Sorong tanpa membedakan suku, latar belakang, maupun asal-usul.
“Inilah wujud nyata kerukunan. Kerukunan bukan hanya soal menjaga persahabatan, tetapi bagaimana menghadirkan manfaat dan berkat bagi tanah ini serta seluruh masyarakat Kota Sorong,” ungkapnya.
Lebih lanjut, David menegaskan bahwa melalui kegiatan ini para pemuda didorong untuk memahami bahwa dunia kerja menuntut keseimbangan antara keterampilan, karakter, etos kerja, integritas, dan semangat pantang menyerah.
“Banyak orang berhasil bukan hanya karena kemampuan yang dimiliki, tetapi karena sikap dan karakter yang mereka bangun setiap hari. Nilai-nilai inilah yang sangat penting ditanamkan kepada generasi muda,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta memperoleh pembekalan dari sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Sorong yang menyampaikan informasi mengenai dunia kerja dan peluang sertifikasi kompetensi, dua dosen yang memberikan wawasan akademik dan profesional, serta narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang membekali peserta dengan pemahaman literasi dan manajemen keuangan.
David Hehanussa juga mengapresiasi sinergi PKKBM dengan BLK Kota Sorong, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menuliskan minat bidang keterampilan yang ingin mereka pelajari. Data tersebut akan dihimpun dan diserahkan secara resmi kepada BLK sebagai bahan perencanaan pelatihan ke depan.
“Langkah ini sangat positif agar pembinaan dan pelatihan kerja bisa lebih terarah, menghasilkan sertifikasi kompetensi yang benar-benar dibutuhkan dan relevan dengan dunia kerja,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, David Hehanussa berharap semangat kerukunan yang ditunjukkan PKKBM Papua Barat Daya terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan manusia di Papua Barat Daya.
“Mari kita jadikan momentum ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai awal dari gerakan bersama membangun generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.







