*MPGI* SINGKAWANG, KALBAR – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Singkawang Selatan Sedau 2 memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan dugaan aroma basi pada makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan ke siswa SDN 46 Singkawang Selatan, Rabu 10 Juni 2026.
Melalui keterangan tertulis Kamis 11 Juni 2026, pihak pengelola memaparkan kronologi kejadian, hasil pertemuan evaluasi bersama pihak sekolah, serta langkah tindak lanjut untuk perbaikan kualitas pelayanan.
*Kronologi Distribusi dan Keluhan*
SPPG menjelaskan, distribusi makanan ke SDN 46 dilakukan Rabu 10 Juni 2026 pukul 07.47 WIB dengan menu nasi putih, tahu bacem, ayam cabai hijau, cah kol wortel, dan buah pisang. Sebelum didistribusikan, ahli gizi SPPG telah melaksanakan uji organoleptik guna memastikan kualitas, keamanan, serta kelayakan konsumsi makanan.
Namun pada hari yang sama, pihak sekolah menyampaikan adanya dugaan aroma tidak sedap pada makanan yang diterima siswa. Menanggapi hal tersebut, ompreng makanan kemudian dikembalikan ke SPPG pukul 10.20 WIB untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut.
Berdasarkan pemantauan lapangan, sekolah penerima MBG lain dari dapur yang sama tidak menyampaikan keluhan serupa dan tidak ditemukan kejadian menonjol terkait kualitas makanan yang didistribusikan.
*Evaluasi Bersama dan Masukan Sekolah*
Sebagai bentuk tanggung jawab, pertemuan evaluasi digelar Kamis 11 Juni 2026 pukul 11.42 WIB di SDN 46 Singkawang Selatan. Pertemuan dihadiri Kepala Sekolah, guru, dan pihak pengelola MBG/SPPG.
Dalam pertemuan itu disepakati sejumlah poin perbaikan: sekolah meminta mutu dan kualitas makanan terus ditingkatkan; nasi tidak langsung dimasukkan ke wadah tertutup saat masih panas agar tidak menimbulkan aroma kurang sedap akibat penguapan; pengemasan buah disarankan menggunakan plastik atau kemasan lebih higienis; kualitas bahan baku menjadi perhatian khusus pengelola; serta diperlukan komunikasi terkait selera siswa agar menu lebih sesuai preferensi anak.
*Permohonan Maaf dan Komitmen Perbaikan*
Usai pertemuan, Kepala SPPG mendatangi SDN 46 untuk melakukan klarifikasi langsung dan menyampaikan permohonan maaf kepada Kepala Sekolah serta guru atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Pengelola berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses produksi, pengemasan, penyajian, dan distribusi makanan agar kualitas pelayanan meningkat dan kejadian serupa tidak terulang.
“Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya apabila ada kelalaian dalam proses penyajian makanan yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi siswa, pihak sekolah, maupun orang tua siswa,” tulis SPPG dalam klarifikasinya.
*Penutup*
SPPG menegaskan Program MBG bertujuan mendukung pemenuhan gizi peserta didik. Oleh karena itu, setiap masukan, kritik, dan evaluasi dari pihak sekolah maupun masyarakat akan menjadi perhatian serius sebagai bahan perbaikan berkelanjutan.
Pihak pengelola mengucapkan terima kasih kepada SDN 46 Singkawang Selatan atas komunikasi, kerja sama, serta masukan konstruktif demi peningkatan kualitas pelayanan kepada siswa.
Klarifikasi ini disampaikan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh, berimbang, dan berdasarkan fakta yang telah dikonfirmasi para pihak terkait.
Dedek S







Komentar