Prahara Menempa DsTanjung Mulya Pakenjeng Garut : Dugaan Penyimpangan DDTA.24/25 Capai 700 jutaan

Korupsi621 Dilihat

Garut MPGI-NEWS. ID. Senin 26-01-2026, Timsus Insfektorat Garut dibawah pimpinan Alih Yana dan 6 orang anggotanya, disertai tim media dari MPGI-NEWS.ID. (Redpel-Solihin Afsor – Kabiro Garut Endang Supardin) Laksanakan Audit Investigasi total di Desa Tanjung Mulya Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut Jabar.

Kedatangan dari Tim Insfektorat Garut ini, yang sebelumnya juga telah berkunjung namun pada saat itu dirasa para undangan yang diharapkan datang tak sesuai harapan, dan waktu itu juga mengirimkan kembali surat undangan resmi yang lebih spesifiknya tertuju kepada para ketua RW/RT, Kader, guru ngaji dan penerima BLT.DD.

Lagi lagi pada kunjungan yang kedua ini, tim merasa dikecewakan dengan tidak hadirnya kepala desa Tanjung Mulya Ajat Gumilar, dan surat undangan resmi dimaksud tertuju tidak terkirim sebagaimana mestinya, namun tak menyurutkan semangat dalam tugasnya karena ada hadir menyertai perangkat desa lainya termasuk BPD, pendamping Desa dan Sekmat Pakenjeng.

Terkait agendanya tim Insfektorat Garut membagi tiga rute dengan pemetaan terbagi di dua lokasi audit investigasi cek fisik kegiatan insfratuktur, satu tempat lagi acara audit interview langsung para penerima honorarim (uang insentif)  bertempat di aula desa lantai dua dengan para ketua RW/RT, Kader, KPM BLTDD dan Guru ngaji.

Tetliput media tim auditor investigasi Insfektorat Garut, melaksanakan tugasnya dengan penuh teliti, verifikasi dan akurasi, turun langsung disetiap titik lokasi dengan peralatan yang dibawanya, satu persatu cek fisik kegiatan telah dilakukan, diduga banyak ditemukan pelaksanaan kegiatan yang tidak sesuai sfesipikasi RAB, sehingga kami harus menghitung secara ekstra optimal ungkap petugas Auditor.

Lebih lanjutnya Tim Auditor Investigasi Insfektorat Garut, ketika mengunjungi Delapan (8) titik pembangunan kegiatan pisik pos yandu dengan nilai bantuan Rp.15.juta rupiah per pos yandu,
kenyataanya tidak menemukan adanya kegiatan.

Ditempat terpisah interview tatap muka  dilaksanakan untuk anggaran lainya, yaitu hadirnya para ketua RW, RtT, kader pos yandu yang belum dibayarkan Haknya selama tujuh bulan, (yang sudah hadirnya).

Untuk lebih jelasnya Inilah tabel draf dugaan penyelewengan Dana Desa yang dibawa oleh tim Audit investigasi Insfektorat Garut sebagian di tahun anggaran 2024 diantaranya :

1.Padat karya Tunai Desa (PKTD) Pagu 80.000.000.

2.Rehab Polindes pagu 75.000.000.

3.ketahanan pangan pagu 150.000.000.

4. Penyertaan modal Bumdes 59.450.000.

Jumlah temuan Rp. 364.450.000. (Tiga ratus enam puluh empat juta empat ratus lima puluh ribu rupiah). ________________________________________.

Sedangkan untuk DD.TA.2025 dugaan temuan diantaranya :

1.Padat karya Tunai Desa (PKTD) pagu 80.000.000.

2.Pembangunan Irigasi pagu 75.000.000.

3.Pembangunan pos yandu Babakan pagu 25.000.000.

4.insentif Ketua RW belum dibayar selama 7 bulan Rp. 21.000.000.

5.Insentif ketua RT belum dibayar selama 7 bulan Rp.54.600.000.

6. Kader pos yandu belum dibayar selama 7 bulan Rp. 28.000.000.

7.insentif guru ngaji pagu 63.000.000

Jumlah dugaan temuan Rp.427.450.000. (Empat Ratus Dua puluh tujuh juta empat ratus lima puluh puluh Ribu rupiah).Sehingga total dugaan penyelewengan yang tak terealisasikan Dana Desa di tahun Anggaran DD TA.2024 dan 2025, sebanyak Rp.791.900.000. (Tujuh ratus sembilan puluh satu juta sembilan ratus ribu rupiah). **(Ndank.Supardin).

Publishare : RED. 03. SA.

Caption : Berita edisi satu ini diterbitkan dengan catatan : pelaksanaan petugas Auditor Insfektorat masih berlanjut melaksanakan tugasnya.

Dokumentasi : live striming video cuplikan wawancara Tim Insfektorat Garut, Alih Yana dan Kepala Desa Tanjung Mulya Ajat Ginanjar bisa diakses melalui YouTube : Garuda Merah Solihin Afsor (Chanel) Tik-Tok.

 

 

 

 

Komentar