Resmi Daftar Calon Ketua DKKT, Cevi Whiesa: Saya Tidak Punya Beban Masa Lalu

Daerah465 Dilihat

Tasikmalaya – mpginews.id – Seniman sekaligus budayawan muda Cevi Whiesa Manunggaling Hurip resmi menyerahkan formulir pendaftaran Bakal Calon Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) masa bakti 2025-2030.

Cevi menyerahkan langsung formulir pendaftaran kepada Ketua Organizing Committee Teguh Gusmantara di Gedung Kesenian, Dadaha, Minggu (5/9/2025). Cevi merupakan bakal calon terakhir yang mengembalikan formulir tersebut. Dia mengungkapkan bahwa pencalonannya ini melalui jalur independen atau tanpa rekomendasi dari rumpun seni manapun.

“Tadi sudah saya serahkan langsung ke Organizing Committee, seluruh persyaratan sudah dilengkapi, nanti tinggal menunggu penetapan calon. Jadi saya maju jalur independen, tanpa rekomendasi dari rumpun seni,” kata Cevi, Minggu (5/9/2025).

Walaupun begitu, Cevi mengaku sempat berkomunikasi dengan Koordinator Rumpun Padalangan Nanang Sos untuk mendapatkan rekomendasi, tetapi akhirnya dia memilih untuk maju tanpa rekomendasi rumpun.

Cevi juga menyampaikan kesiapannya untuk mengikuti berbagai tahapan pada kontestasi ini, termasuk adu gagasan yang rencananya akan digelar pada 1 November mendatang.

“Kemarin sempat komunikasi dengan Pak Nanang Sos terkait rekomendasi dari Rumpun Padalangan tapi saya memilih independen saja. Ya kita siap ikuti semua prosesnya, sampai nanti puncaknya di Musda tanggal 14 November, doakan saja semuanya berjalan dengan lancar dan adil,” ujarnya.

Cevi juga menyebut, dirinya tidak akan banyak melakukan konsolidasi kepada pemilik suara dan delegasi rumpun seperti yang calon-calon lain lakukan. Dia mengaku hanya akan memanfaatkan waktu 10 menit di panggung kontes gagasan untuk menyampaikan visi misi.

“Mungkin saya tidak akan serajin yang lain ya, konsolidasi sana-sini, cukup nanti saja di panggung kontes gagasan. Itu buat saya sangat cukup,” lanjutnya.

“Setelah mengambil formulir saya hanya menemui Ketua DKKT saja, Kang Bode Riswandi, itu juga bukan bicara soal dukung mendukung tapi persoalan dan tugas DKKT ke depan,” imbuhnya.

Dalang muda ini akan berhadapan dengan 7 calon lain yaitu Tatang Pahat dari Rumpun Teater, Andi Jaelani Ibo dari Rumpun Musik, Falhan Aang Basya dari Rumpun Musik, Pongkir Wijaya dari Rumpun Teater, Iip Samsul Maarif, Hendra J Rusthandi, dan Ki Lanang. Masing-masing dari mereka sebelumnya telah menyerahkan formulir pendaftaran.

Saat ditanya mengapa tidak melakukan konsolidasi, Cevi meyakini bahwa para pemilik hak suara memiliki integritas tinggi dan bukan orang-orang yang bisa terbuai janji-janji politik. Sehingga dirinya menilai konsolidasi bukan kunci kemenangan, kendati dia mengakui konsolidasi adalah hal penting dalam sebuah pemilihan.

“Saya meyakini para pemilik suara adalah orang-orang cerdas dan punya integritas, buat saya, konsolidasi itu seratus persen retorik dan retorik selalu menyembunyikan detail yang entah, walaupun memang penting, tapi buat saya cukup di atas panggung saja,” tuturnya.

“Saya tidak punya beban masa lalu dan jejak buruk di kesenian dan bekal saya adalah niat baik,” tambahnya.

Dalam pencalonan ini, Cevi mengaku akan menawarkan gagasan perubahan dan transformasi kepengurusan, kata Cevi, hal itu berdasarkan aspirasi dan harapan yang sebelumnya telah ia terima. Lebih dari itu, dia menyebut, kepengurusan DKKT ke depan harus lebih efektif dan progresif.

“Saya sangat menghargai hasil kerja pengurus saat ini tetapi ke depan apa yang masih kurang baik akan saya perbaiki, seperti fungsi struktural, program kerja, dan alokasi pengelolaan anggaran yang lebih baik dan transparan. Itu prioritas saya,” pungkasnya. (Iki arif)

Komentar