Buntut Pembangunan Posyandu Diduga Tak Transparan Ketua RW. 06 Mengundurkan Diri Ada Apa Dibalik Hal Tersebut ?,

Daerah, Pemerintahan372 Dilihat

Garut – mpginews.id – Buntut dari pembangunan posyandu yang berada di wilayah RW 06 Kampung Babakan Katapang Desa Suci Kecamatan Karangpawitan ketua RW dan Rt mengundurkan diri sebelum masa jabatannya habis.

H. Unang mantan ketua RW 06 Saat di kompirmasi Bandungraya.Net di rumahnya membeberkan permasalahan permasalahan yang dialaminya selama menjadi ketua RW yang di lantik oleh kepala desa sebelumnya diteruskan oleh kepala desa yang sekarang.

Lanjut H. Unang menurut penglihatannya banyak pembangunan atau proyek proyek yang Kontroversi khususnya di wilayah RW 06, contohnya setiap ada pembangunan tidak disertakan dengan papan infornasi sehingga warga tidak tahu berapa nominal anggaranya bersumber dari mana, bahkan pekerjanya pun kebanyakan dari luar, warga sekitar hanya beberapa orang saja, kan tidak lucu membuat gorong gorong pekerja di luar wilayah rw 06, padahal di sini juga banyak para tukang bahkan banyak pengangurannya.

mengapa tidak memberdayakan tenaga warga sekitar, pembangunan posyandu begitu juga saat di tanya papan informasinya mereka para penanggung jawab pembangunan saling lempar batu bahkan titik kordinat pembangunan pun sudah di tentukan oleh mereka bukan atas usulan warga yang notabenenya lahan tersebut milik keluarga kades bahkan tidak sedikit pembangunan yang bersumber dari DD di titikan di tanah milik keluarganya.

“Oleh sebab itu saya mengundurkan diri bahkan sudah dua kali mengajukan pengunduran diri dengan sekarang karena saya anggap sudah tidak sejalan lagi dengan kebijakan yang di keluarkan oleh kades bahkan mendengar selentingan ketua RT 04 dan 03 pun akan mengundurkan diri,Ucapnya.

Senada dengan salah seorang tokoh masyarakat rw 06 yang tidak mau di sebut namanya, bahwa pemerintahan desa suci tidak transparan terkait pembangunan yang dilaksanakan di wilayah desa suci, kami tidak tahu berapa nominal anggaran untuk setiap proyek, itu terjadi juga saat pembangunana posyandu di rw 05 dan jalan lingkungan. Saat ini pemerintahan desa suci bisa dikatakan pemerintahan dinasti karena semua sektor lembaga di pegang oleh sanak saudara kades Imbuhnya, Sabtu 08/02/2025.

Kades suci Dian saat ngobrol santai diwarung es kelapa muda mengatakan menurutnya semua sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku, pihaknya hanya memantau hasil dari apa yang di tugas kepada para bahawannya, terkait pengunduran ketua rw 06, itu prerogatif beliau kami pemerintahan desa tidak bisa menahannya, masalah kekurangan itu manusiawi. (Tim)

Publisshare: Red/03-S.A

Komentar