Klarifikasi SMAN 10 Penyedia Jasa Berkomitmen Jalan K3, Sesuai Prosedur
MpgiNews.id, Pontianak Kalbar –Terkait pemberitaan di media online Ruslan selaku penyedia jasa pekerjaan SMA N 10 kota Pontianak , memberikan klarifikasi mengenai penggunaan K3 di SMA N 10 Kota Pontianak,pada hari Selasa 3 Desember 2024 pukul 14:30 Wib
Ruslan menyatakan bahwa selaku penyedia jasa telah menyediakan alat pelindung diri (APD) kepada pekerja harian. Namun, ada kelalaian dari pekerja dalam menggunakan APD tersebut. Pelaksana proyek mengungkapkan bahwa sudah diberikan ultimatum kepada pekerja untuk mematuhi aturan keselamatan kerja dan meminta konsultan pengawas untuk lebih aktif dalam melakukan pengawasan serta memberikan arahan terkait pentingnya penggunaan K3. Menurut ruslsn ,
Proyek SMA N 10 sendiri telah mencapai progres 95% hingga minggu ini. Mengenai pemberitaan yang beredar di media online terkait kelalaian penggunaan K3, pihak pelaksana menyatakan bahwa hal tersebut sudah diklarifikasi dan pembenahan telah dilakukan. Saat ini, pihak pelaksana memastikan bahwa semua aktivitas pekerjaan harus dilaksanakan dengan memperhatikan K3, sesuai dengan peraturan yang berlaku, demi keselamatan dan kesehatan pekerja.
K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sangat penting dalam setiap kegiatan proyek, termasuk yang dilakukan di SMA N 10 Pontianak. Mengingat bahwa proyek konstruksi atau perbaikan melibatkan banyak pekerja, penerapan K3 bertujuan untuk memastikan keselamatan mereka selama bekerja, serta untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang bisa merugikan.
Melakukan sidak disiplin kepada pekerja, adalah langkah yang sangat tepat untuk memastikan bahwa semua pekerja mematuhi standar K3 yang berlaku. Sidak ini bisa meliputi pemeriksaan kelengkapan alat pelindung diri (APD), prosedur kerja yang aman, dan pengecekan kondisi lingkungan kerja.
Selain itu, pengawasan yang lebih ketat oleh pengawas, juga sangat penting. Pengawas harus secara rutin memantau dan mengevaluasi kondisi pekerjaan, baik dari segi fisik maupun aspek K3. Hal ini tidak hanya untuk memastikan pekerja bekerja dengan aman, tetapi juga untuk memitigasi potensi risiko yang mungkin timbul selama proyek berlangsung.
Penerapan disiplin yang ketat akan meminimalkan kecelakaan kerja dan memastikan bahwa proyek dapat diselesaikan dengan baik, serta menjaga kesejahteraan semua pihak yang terlibat.imbuh Ruslan kepada awak media ,
Sumber : Ruslan Penyedia Jasa
Red//98








Komentar