Diduga Faktor Hujan Dengan Intensitas Tinggi, Bronjong Tanggul Penahan Tanah Di Kecamatan Banjarwangi Garut Hampir Terputus

Daerah, Ormas807 Dilihat

Banjarwangi Garut – MPGI News.id – Hujan dengan intensitas lebat yang terjadi di kecamatan Banjarwangi mengakibatkan arus sungai sangat deras, sehingga mengakibatkan badan jalan raya di kampung burujul banyak yang ambles.

Karena pengerjaan proyek penahan tanah jln raya burujul berupa tpt atau boronjong pekerjaanya memakan waktu sangat lama, hingga Bulan ini kondisinya semakin parah di karenakan pekerjaan tersebut disinyalir asal asalan.

Menurut keterangan salah satu penduduk setempat, pekerjaan bronjong tersebut tidak ada pondasi dari bawah, akan tetapi hanya pada bekas dilanjutkan diatas pondasi yang lama, alias cuma menumpang di pondasi lama sehingga kualitasnya jelek dan terindikasi tidak sesuai dengan spesifikasi, akibatnya jika air sungai meluap dari waktu ke waktu bronjong tersebut mudah terkikis oleh air sungai.

Karena waktu dikerjakan, bronjong tersebut tida memakai pondasi yang baru dan kokoh, bronjong juga tidak mampu menahan arus air yang deras ketika air sungai meluap.

Kami sebagai ketua Lsm DPC kecamatan Banjar wangi sangat prihatin dan kecewa karena proyek bronjong tersebut sudah dua kali membuat saya terperosok, di karenakan pekerjaanya hanya dilaksanakan demi meraup ke untungan semata, tidak memperhatikan kualitas dan kwantitas.

Dan sudah dua kali kami menegor kepada pekerja atau pemborong, namun tidak di hiraukan, padahal jalan tersebut merupakan obyek vital dan merupakan penghubung tiga kecamatan antara lain. Kec. banjarwangi – Kec. Singajaya dan Kec. peundeuy ujarnya.

Sebagai masyarakat yang tergabung di forum peduli banjarwangi yang di dukung oles LSM laskar Indonesia serta media mpginews.id Menyarankan kepada pemkab Garut agar segera melakukan evaluasi kepada PT/ CV yang disinyalir hanya mementingkan keuntungan semata, hanya menguntungkan kaum pemborog tanpa menghiraukan kualitas dan kuantitas, ungkapnya. 

Sebagai pemerhati kami sangat menyayangkan, karena pembangunan tersebut berumur baru sekitar 4-5 bulan sudah duakali terperosok terus.

Untuk itu kami sebagai pendukung forum peduli masyarakat Banjarwangi dan LSM laskar Indonesia serta media yang ada di Banjarwangi mengecam keras kepada oknum pemborong yang nakal, selanjutnya kepada pemerintah agar supaya proyek yang tidak memenuhi standar spesifikasi dan pekerjaannya berkualitas jelek, kami minta dengan tegas untuk memberhentikan pekerjaan tersebut..

Karena jika pekerjaan yang dilaksanakan asal asalan, maka dalam waktu  2 hingga 3 bulan usia pekerjaan tersebut pasti sudah ambruk lagi, karena tidak mengedepankan aspek kwalitas dan kwantitas, pungkasnya.

Pewarta : Iis cahaya sumirat

Komentar