GARUT, MPGI-NEWS.ID. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut, gelar debat Publik Paslon Bupati – Wakil Bupati Garut yang kedua dengan Tema : Pemaparan Visi Misi dengan Kolaborasi, Harmonisasi, Pembangunan antar Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah.
Hal ini disampaikan Ketua KPU Garut Dian Hasanudin, yang menerangkan perkembangan terbaru terkait kesiapan penyelenggaraan Pilkada Serentak pada hari Rabu tgl 27 November 2024, sekaligus membahas terkait hasil debat kedua di hotel Santika cipanas Rabu (20/11/2024).
Debat tersebut mengupas lima subtema utama, yaitu :
1.Tata kelola Pemerintahan
2.Reformasi birokrasi
3.Pembangunan infrastruktur
4.Mitigasi bencana
5.Penguatan hubungan pusat dan daerah.
Dian Hasanudin menilai tema tersebut relevan untuk membangun sinergi antara berbagai pihak dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Garut, ujarnya.
Lebih lanjut Dian, menerangkan dari sisi teknis, KPU Garut telah mempersiapkan distribusi logistik Pemilu sejak 18 November. Menargetkan logistik akan tiba di tingkat Kecamatan pada H-2 dan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada H-1. Pelatihan teknis bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) juga telah selesai dilakukan, termasuk pengenalan teknologi digital seperti Sistem Rekapitulasi Elektronik (SIREKAP).
Untuk lokasi TPS, KPU bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, dan Dinas Pendidikan. Untuk Lokasi TPS direncanakan menggunakan Gedung Sekolah atau fasilitas Pemerintah guna mengantisipasi cuaca buruk di bulan November. Langkah ini diambil untuk memastikan pemungutan suara berlangsung dengan lancar meski menghadapi tantangan musim penghujan.
Dian optimistis seluruh persiapan akan berjalan sesuai jadwal. “Kami berharap pada 27 November mendatang, seluruh proses pemungutan dan penghitungan suara dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya.

Dalam hal teknis Pendistribusian, KPU Garut telah mempersiapkan distribusi logistik Pemilu sejak 18 November, dengan menargetkan logistik akan tiba di tingkat Kecamatan pada H-2 dan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada H-1. Pelatihan teknis bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) juga telah selesai dilakukan, termasuk pengenalan teknologi digital seperti Sistem Rekapitulasi Elektronik (SIREKAP).
Sedangkan untuk lokasi TPS, KPU berkordinasi dengan Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, dan Dinas Pendidikan. Untuk Lokasi TPS yang telah direncanakan bisa menggunakan Gedung Sekolah atau fasilitas Pemerintah guna mengantisipasi cuaca buruk di bulan November, langkah ini diambil untuk memastikan pemungutan suara berlangsung dengan lancar meski menghadapi tantangan musim penghujan.
Dian optimistis seluruh persiapan akan berjalan sesuai jadwal. “Kami berharap pada 27 November mendatang, seluruh proses pemungutan dan penghitungan suara dapat berlangsung dengan baik, sukses tanpa ekses” pungkasnya. **( Ndank.Supardin).
Publishare : Red.03.SA.








Komentar