Berikan Support Dan Secercah Harapan Kepada Anak Yatim Diwilayahnya Kades Jatiwangi Kunjungi Dan Bantu Pembangunan Tempat Tinggalnya

Daerah, Peristiwa413 Dilihat

Garut – MPGI News.id – Tempat tinggal atau rumah adalah salah satu kebutuhan pokok setiap orang, selain sandang dan pangan, untuk itu para pendiri bangsa ini jauh jauh hari sudah memasukan pokok pikirannya, agar negara memberikan hak kepada setiap warganegara mempunyai tempat tinggal.

Hal tersebut jelas tertuang dalam undang undang dasar republik indonesia tahun 1945 Pasal 28H
ayat (1) Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.**)

Diceritakan oleh seorang tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya menerangkan kepada awak media, bahwa sebelumnya pak iim almarhum beserta keluarganya tidak memiliki tempat tinggal, hidupnya numpang dirumah tetangganya yang bernama Pak Ustad abidin yang kebetulan saat ini selaku ketua MUI di pemerintahan desa jatiwangi, ujarnya.

Hal tersebut berlangsung hingga pak iim meninggal dunia lebih kurang setahun yang lalu, jauh hari sebelumnya istrinya yang bernama edah Telah berpulang kepangkuan ilahi terlebih dahulu, dari pernikahan kedua almarhum iim-edah meninggalkan anak sebanyak dua orang berjenis kelamin perempuan yang bernama:
1. Ica dan
2. Tasya
Sepeninggal pak iim warga kampung barudampit RT.01 RW.09 bermusyawarah memikirkan untuk membuatkan rumah bagi kedua anak almarhum pak iim yang sudah barang tentu kini berstatus yatim piyatu, musyawarah warga tersebut disepakati untuk melakukan penggalangan dana/sumbangan.
Dari dana sumbangan warga kampung Kadudampit RW.09 terkumpul dana sebesar lebih kurang Rp. 3000.000 (tiga juta rupiah) dirasa tidak akan cukup untuk membangun sebuah rumah berukuran 5 x 7 Pemuka masyarakat bermusyawarah dengan kades Jatiwangi (H Tata), dan tanpa pikir panjang kades menyarankan pembangunan rumah bagi kedua anak pak iim almarhum segera dikerjakan menggunakan dana yang sudah terkumpul sebesar tiga juta rupiah, sekurangnya insyaallah saya bantu hingga selesai, walaupun sederhana dan bahan seperti bilik, genting dan kayu menggunakan bahan yang tidak dipakai alias bekas, yang penting ada tempat tinggal untuk mereka berdua tutupnya.

Ditempat dan waktu terpisah, awak media menghubungi kades Jatiwangi (H. Tata) melalui sambungan selulernya dan tersambung, Membantu anak yatim merupakan tanggung jawab kita bersama dan semampunya, tak hanya tempat tinggal walaupun sangat sederhana, melainkan kehidupan sehari hari berikut pendidikannya itu juga tanggung jawab kita bersama tutur kades,

Semua dilakukan secara gotong royong dengan warga, alhamdulilah dari penggalangan dana terkumpul lebih kurang Rp. 3000.000 (tiga juta rupiah) sekurangnya saya sendiri juga turut membantu yang penting tempat tinggal kedua anak yatim piyatu tersebut bisa berdiri dan untuk selanjutnya dapat dihuni oleh keduanya.
“saya juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi, khususnya kepada semua warga kampung barudampit RW.09 atas kepedulian dan aksi nyatanya, membuatkan rumah bagi anak yatim yang ada di desa Jatiwangi ini, sehingga masa depan dan pemenuhan tempat tinggal bagi warga yang belum memiliki rumah dapat terlaksana dengan baik, dengan cara bergotong royong, baik berupa materi, tenaga, maupun pikiran pungkasnya. (Tim)

Publisshare: Red/03-S.A

Komentar