Waduh !.. Diduga Toserba Asia Abai Dan Lalai LSM Garut Bergerak Mohonkan Audiensi Ke DPRD

 

MPGI News Garut – Jawa Barat – Rabu,21/10/2020 Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa Diduga Toserba Asia DepStore pada tanggal 30/10/2020 menjual/memasarkan salah satu produk makanan ringan yang titimangsa berlakunya telah lewat (kadaluarsa), sehingga menyebabkan satu keluarga dari konsumen mengalami keracunan.

“Namun sampai berita ini ditayangkan, pihak menegemen/pengelola Asia Store tidak pernah sekalipun menjenguk korban yang notabene keluarga salah satu konsumen tetap Toserba tersebut. Sampai akhirnya konsumen tersebut pada tanggal 7/10/2020 melaporkan ke badan penyelesaian sengketa konsumen(BPSK) kabupaten garut.

“Sebelumnya juga telah dikabarkan bahwa salah satu utusan distributor makanan tersebut sudah mengunjungi korban dan menunjukan empatinya dengan memberikan santunan untuk mengganti pengobatan, namun aneh dari pihak sama sekali tidak menunjukan itikad baiknya. ;Saat ini pihak korbanpun memastikan, kasus dugaan kelalaian dengan menjual atau mendagangkan barang yang telah kadaluarsa ini akan dilanjutkan keranah hukum sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku.

“Hal ini disikapi oleh salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) GARUT BERGERAK yang sebelumnya telah melakukan konfirmasi bersama salah satu awak media kepada menegemen Toserba Asia Store (bagian HRD) dan diterima oleh pihak jajaran kepengurusan toserba asia. Keterangan tersebut disampaikan oleh sekretaris Garut Bergerak yang bernama Ardianto, tadinya maksud kami melakukan konfirmasi tersebut adalah sekalian memberikan ruang untuk segera diselesaikan secara kekeluargaan dengan pihak korban. Namun kami sangat menyayangkan hal itu tidak dilakukan sama sekali oleh pihak menegemen asia, entah apa maksudnya kami tidak mengerti ujar ardianto.

“Selanjutmya kami mendengar bahwa pihak korban telah melaporkan/mengadukan persoalan tersebut kepada BPSK garut, namun selaku NGO kami juga akan melakukan fungsi sosial control dengan mengajukan permohonan audiensi ke DPRD kabupaten garut, surat permohonan sudah kami kirimkan kemarin pada tanggal 20/10/2020 dan sudah diagendakan hari kamis tanggal 23/10/2020 audiensi digelar diruang komisi IV DPRD garut.

“Kami juga memohon DPRD garut (komisi IV) untuk menghadirkan beberapa pihak antara lain :
1. Pihak Toserba Asia Depstore garut
2. Disperindag kabupaten garut
3. BPOM kabupaten garut
4. BPSK kabupatn garut

“Itu sebagai bentuk tanggung jawab kami selaku NGO tambahnya, karena ini jelas menyangkut keselamatan masyarakat,dan memastikan bahwa para pihak yang terkait bertanggung jawab atas apapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan sehari hari,termauk aktifitas perdangan dan pengawasan terhadap semua produk yang diperjual belikan, karena semua sudah ada aturan mainya yang harus ditaati oleh semua para pelaku usaha pungkasnya.

“Disisi lain awak media melakukan konfirmasi kepada ketua BPSK garut yang bernama Asep Dedi sudah sejauh mana penanganan dugaan kasus toserba asia store ini, pihaknya baru berencana melakukan pemanggilan terhadap pihak terlapor/teradu tuturnya, karena harus dilakukan verifikasi terlebih dahulu apakan kasus ini layak atau tidak untuk ditindak lanjuti, dan saya sudah disposisi dimeja majelis BPSK tuturnya, dalam minggu ini akan dilakukan pemanggilan awal kepada pihak terlapor untuk dimintai keterangan pungkasnya.

(S. Afsor/Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*