Terkait Perwali Nomor 17 Tahun 2020 JUBIR: “MULAI BESOK AKAN DILAKUKAN PENINDAKAN SANKSI DENDA”

 

Sorong papua barat – MPGI News Peraturan Walikota (Perwali) Sorong nomor 17 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan mulai diberlakukan Selasa (29/9/2020) besok. Hal tersebut ditegaskan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi.,MM, Senin (28/9/2020).

Dikeluarkannya Perwali nomor 17 tahun 2020 tadi, disebabkan penambahan kasus positif Covid-19 yang semakin meningkat di Kota Sorong. Pemerintah, TNI, Polri dan tim Satgas Covid-19 Kota Sorong telah melakukan sosialisasi kurang lebih delapan hari di sejumlah titik Kota Sorong.

“Hari ini adalah batas terakhir dilakukannya sosialisasi yang ditandai dengan gelar pasukan di Korem. Dalam hal ini sudah dilakukan pengecekan mengenai kesiapan satuan tugas TNI-Polri, Satpol PP, distrik dan kelurahan, untuk melaksanakan perwali nomor 17 tahun 2020 yang akan dilakukan esok hari,” kata Jubir.

Diharapkan, masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah atau di area publik, wajib menggunakan masker, jaga jarak dan tidak berkerumun. Apabila hal tersebut tidak dilakukan, maka akan dilakukan sanksi denda.

Jubir juga mengingatkan kembali kepada seluruh unit usaha dan perkantoran, untuk wajib menyiapkan alat-alat pencuci tangan dan thermo gun. Selain itu, setiap orang yang beraktifitas di unit usaha atau perkantorannya, wajib diawasi dan diingatkan untuk menggunakan masker serta menjaga jarak. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka akan langsung diberikan sanksi teguran dan denda.

“Untuk kesiapan pasukan, besok mereka sudah siap untuk melaksanakan tugas. Jadi sudah tidak ada lagi sosialisasi terkait sanksi denda. Hari ini merupakan hari terakhir sosialisasi, dan telah dilakukan kurang lebih selama delapan hari. Sosilisasi juga sudah dilakukan melalui baliho, spanduk, CWM, RRI, media cetak dan media elektronik yang ada. Untuk Lurah, juga sudah kami sampaikan,” jelas Jubir

Harapannya, masyarakat tidak takut dengan denda dan sanksi yang diberikan, melainkan takut akan virus Covid-19. Dengan demikian, masyarakat mau menjaga dirinya dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan.

Terkait dengan surat edaran Walikota Sorong nomor 443.1/551, disebutkan bahwa, pemerintah Kota Sorong maupun Satgas tidak akan memberikan izin kegiatan-kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa. Oleh sebab itu, sangat diharapkan agar tidak ada lagi kegiatan-kegiatan seperti event-event olahraga, kesenian, pernikahan dan kegiatan ulang tahun untuk saat ini.

“Terkait hal ini, kami sudah melaporkan kepada Walikota, bahwa dalam waktu dekat akan ada langkah-langkah kebijakan yang diambil untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Sorong, Bentuknya seperti apa, nanti akan diputuskan oleh Walikota. untuk edaran dan instruksinya nanti akan kami siapkan,” tutup Jubir.

(Timo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*