Kota Sorong Papua Barat Daya — Media dan Podcast Digital HONAI (Harmoni Nusantara Inspirasi) resmi diluncurkan melalui kegiatan Launching dan Seminar Digital yang digelar di Caffe Drei Kinder, Kota Sorong, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan Tersebut menjadi momentum penting dalam menghadirkan ruang media digital yang edukatif, inklusif, serta berorientasi pada penguatan persatuan dan harmoni di Tanah Papua, khususnya di Provinsi Papua Barat Daya.
Acara tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, akademisi, penyelenggara pemilu, organisasi kepemudaan (OKP), serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sorong Raya.
Kehadiran berbagai elemen strategis ini mencerminkan dukungan bersama terhadap lahirnya media digital yang diharapkan mampu menjaga stabilitas sosial, menyebarkan informasi berimbang, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di ruang digital.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat Daya yang diwakili Kepala Sub Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama, Nikson D. Homer.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terbentuknya Komunitas HONAI yang dinilai strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemanfaatan media digital secara positif dan bertanggung jawab.
Nikson berharap kehadiran HONAI dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus partisipasi aktif bagi generasi muda dalam memanfaatkan media digital secara kreatif, cerdas, dan bijak di tengah pesatnya arus informasi.
Sementara itu, Ketua Umum HONAI Provinsi Papua Barat Daya, Warto Warman, menegaskan bahwa HONAI hadir sebagai media dan podcast digital yang mengedepankan dialog, inspirasi, serta narasi kebangsaan yang menyejukkan.
HONAI ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, pemuda, mahasiswa, dan masyarakat dalam menyuarakan gagasan-gagasan konstruktif demi kemajuan Papua Barat Daya.
Ia menambahkan, lahirnya HONAI berangkat dari kegelisahan terhadap kondisi generasi muda Papua Barat Daya yang masih dominan sebagai konsumen pasif konten digital, tanpa ruang dan kapasitas yang memadai untuk menjadi produsen narasi lokal yang positif dan berdaya saing di ruang siber.
Rangkaian launching ditandai dengan deklarasi dan peluncuran logo HONAI yang dirangkaikan dengan penampilan tarian khas Papua.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bendera HONAI dari Kesbangpol Provinsi Papua Barat Daya yang diwakili Nikson D. Homer kepada Ketua Umum HONAI sebagai simbol resmi dimulainya kiprah Media dan Podcast Digital Harmoni Nusantara Inspirasi di Papua Barat Daya.
Usai launching, kegiatan dilanjutkan dengan seminar digital bertajuk “No Viral, No Justice” yang menghadirkan Direktur Intelkam Polda Papua Barat Daya Kombes Pol. Angling Guntoro, Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sorong Bayu Permana, S.H., serta influencer asal Kota Sorong Noval Santoso.
Seminar ini membahas dinamika keadilan di era digital, fenomena viralitas di media sosial, serta tanggung jawab masyarakat dalam menggunakan platform digital.
Peserta mendapatkan pemahaman mengenai kebebasan berekspresi yang berpotensi berimplikasi hukum pidana, pentingnya etika dan norma bermedia sosial, serta cara menyikapi perbedaan pendapat dan emosi secara bijak.
Selain itu, para narasumber menekankan peran strategis media digital dalam menangkal hoaks, radikalisme, dan narasi provokatif, serta mendorong generasi muda untuk aktif menciptakan konten yang cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab.
Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta OKP dan BEM yang menyampaikan berbagai pandangan serta gagasan terkait pengembangan media digital yang berakar pada kearifan lokal Papua.
Dengan peluncuran resmi Media dan Podcast Digital HONAI, diharapkan kehadirannya menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun ruang informasi yang damai, inklusif, dan mencerdaskan, sekaligus menjadi jembatan komunikasi dan inspirasi bagi masyarakat Sorong Raya dan Papua Barat Daya secara luas.







