Ksatria di luar maupun di dalam ring, PERTINA menjaga tradisi ksatria nya selama 67 tahun.

 

Kalbar, Singkawang, MPGInews .- Sejak berdiri nya 30 Oktober 1959 hingga 30 Oktober 2026 perjalanan panjang organisasi yang menjadi bagian penting dalam perkembangan Olahraga Tinju amatir di Indonesia, Persatuan Tinju Nasional (PERTINA) selama enam dekade berperan penting dalam pengemabangan dan membina Olahraga tinju amatir di Indonesia.

PERTINA yang saat ini berusia 67 tahun adalah organisasi yang menjadi pilar utama dalam perkembangan tinju amatir di tanah air selalu konsisten menjaga tradisi ksatria, Sportivitas, dan membentuk karakter atlet-atlet di Indonesia, selama enam dekade lebih bukanlah waktu yang singkat, Sejak awal berdirinya PERTINA telah menjadi bagian penting dalam sejarah Olahraga Nasional, dari Ring-ring kecil hingga ke panggung Internasional sebagai wadah dalam pembinaan atlet.

Saat diwawancarai awak media Sabtu 31 Oktober 2026 pukul 15:30 WIB Kristianus, S.H., Mengungkapkan PERTINA lebih dari sekedar organisasi, Ini adalah rumah ksatria, Dan slogan ksatria di luar maupun di dalam ring itu bukan hanya sekedar slogan, filosofi ini sudah menjadi nafas PERTINA selama 67 tahun, Di dalam ring atlet diajarkan bertarung dengan terhormat, Menjunjung tinggi fair play, Disiplin dan keberanian, Di luar ring mereka di tempa untuk menjadi pribadi yang berkarakter, Dan rendah hati, dan tinjuannya bukan untuk menakut-nakuti, ungkap Kris.

67 tahun PERTINA itu 67 tahun pengabdian kepada merah putih, Kita bukan hanya mencetak juara, Dan mencetak ksatria, Tugas kita kedepan adalah memperkuat pembinaan usia dini dan meningkatkan kualitas wasit dan pelatih, Serta memastikan tinju amatir Indonesia kembali berjaya di lever Internasional, Lanjut kristianus.

Ia menambahkan, Bahwa keberhasilan pembinaan tidak dapat dilakukan oleh organisasi semata, Dibutuhkan dukungan pemerintah daerah, KONI, Para pelatih, Sasana tinju, Orang tua atlet, Serta masyarakat agar proses pembinaan dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Ia turut mengajak seluruh keluarga besar PERTINA Kota Singkawang untuk menjadikan momentum hari jadi ini sebagai penyemangat menghadapi PORPROV XIV Kalimantan Barat Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 14–20 November 2026 di Pontianak, tutup Kris dalam sesi wawancara.

Peringatan hari jadi PERTINA pada akhirnya bukan sekadar perayaan bertambahnya usia organisasi. Lebih dari itu, momentum ini merupakan pengingat bahwa prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang, kerja keras, disiplin, pengorbanan, dan komitmen bersama.

Dari sasana-sasana di daerah hingga arena pertandingan nasional dan internasional, Semangat PERTINA harus terus dijaga, Setiap atlet yang berlatih, Setiap pelatih yang membimbing, Dan setiap pengurus yang bekerja memiliki peran dalam membangun masa depan tinju amatir Indonesia.

 

Pewarta: Gafar Hamzah.