Kota Sorong Rekor Tertinggi di Papua Barat Hanya Dua Hari, Positif Baru Covid-19 Bertambah 109 Kasus

 

Sorong papua barat – MPGI News Dalam waktu dua hari, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sorong bertambah sebanyak 109 orang. Ini merupakan total terkonfirmasi positif ini merupakan rekor tertinggi sejak virus Covid-19 masuk di kota sorong. Hal tersebut ditegaskan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi.,MM, pada jumpa pers yang berlangsung di depan Posko Satgas Covid-19, Senin (28/9/2020).

Disebutkan, adanya penambahan kaus positif baru tersebut setelah pihaknya menerima hasil pemeriksaan sampel sebanyak 325 sampel. Dengan penambahan tadi, total pasien terkonfirmasi positif di Kota Sorong bertambah menjadi 852 kasus. Selain itu, terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak lima orang, sehingga total kesembuhan hingga saat ini menjadi 432 orang.

Terkait pasien suspek, tim Satgas tengah melakukan karantina sebanyak 96 orang. Rencananya, hari ini (Senin, 28 September 2020, red) akan masuk lagi 10 pasien, sehingga total Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dikarantina di Diklat kampung Salak sebanyak 106 orang.

“Kapasitas karantina saat ini sudah penuh. Saat ini, salah satu gedung sedang dilakukan perbaikan,” kata Jubir.

Untuk penambahan 109 orang positif baru Covid-19, terdapat beberapa kelurahan yang lebih dari lima orang yaitu, kelurahan Supraw, Kelurahan Klasaman, Kelurahan Malawei, Kelurahan Malanu, Kelurahan Klagete, dan Kelurahan Remu. Sedang kelurahan lainnya dibawah lima orang.

Berikut ini keseluruhan perkembangan data Covid-19 di Kota Sorong.
(1) Kontak erat
Total = 4.253
Proses karantina = 67
Discharded = 4.186

(2) Suspek
Total = 568
Dalam pemantauan = 53
Sedang dirawat = 10
Discharded = 505

(3) Probable = 5
Total = 5

(4) Hasil pemeriksaan
Terkonfirmasi = 852
Negatif = 2.998
Sembuh = 437

(5) Pasien Meniggal:
RT-PCR(+) = 13
RT-PCR(-) = 4
Probable suspek = 5

“Kita tahu bersama, terdapat penambahan 109 orang dalam dua hari. Ini rekor tertinggi dan telah terjadi transmisi lokal. Jadi terkonfirmasi positif ini akibat kontak erat dengan yang positif,” kata jubir.

Harapannya, masyarakat mau menerapkan protokol kesehatan, karena penyebaran virus Corona di kota Sorong sudah sangat masif. Oleh karenanya, semua masyarakat harus mengantisipasi penyebaran ini. Selain itu, tingkat kesembuhan pasien hanya sedikit, yaitu lima orang jika dibandingkan dengan penambahan positif yang sangat tinggi. Namun demikian, penanganan tetap dilakukan di Rumah Sakit dan tempat karantina.

“Tentu saja tim Satgas dibidang kesehatan sudah melakukan penanganan dengan prosedur tetap (protap) yang ada, baik pengawasan terhadap kesehatan, maupun makanan atau gizi yang mereka terima,” jelas Jubir.

Lanjutnya, selain penanganan tadi, pasien juga diberikan obat-obatan ataupun vitamin yang masih dalam pengawasan ahli gizi dan dokter-dokter yang mempunyai kapasitas untuk merawat pasien di rumah sakit, maupun pasien di Diklat Kampung Salak yang kini sudah mencapai 96 orang.

“Semuanya tetap dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku,” lanjut jubir

Besar harapan, seluruh masyarakat Kota Sorong memiliki kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan, agar tidak lagi terjadi penambahan kasus positif Covid-19. Sedang untuk yang sudah terpapar virus Corona, sebaiknya mengikuti petunjuk yang sudah dibuat oleh tim medis, agar imun tubuh bertambah dan meningkat, sehingga proses kesembuhan dapat bertambah..

(Timo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*