Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Rumah di Monterado, Kerugian Rp120 Juta

Mpginews.id,BENGKAYANG –Warga Dusun Karya, Desa Monterado, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, dibuat geger setelah satu unit rumah warga terbakar pada Senin (5/10/2026) malam. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.50 WIB tersebut menghanguskan rumah dan sejumlah barang berharga milik korban.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp120 juta.

Terbangun karena Asap, Api Ternyata Sudah Menjalar

Kebakaran terjadi di rumah milik Ocid, warga Dusun Karya RT 010/RW 002, Desa Monterado.

Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di kamar tidur. Ia kemudian terbangun setelah merasakan adanya kepulan asap di dalam rumah.

Ocid lantas mencari sumber asap. Saat diperiksa, asap diketahui berasal dari kamar sebelah yang dalam kondisi kosong. Api kemudian terlihat telah menjalar pada bagian dek rumah.

Api diduga berasal dari korsleting listrik.

Melihat kondisi tersebut, pemilik rumah segera meminta bantuan kepada tetangga. Warga sekitar kemudian berdatangan dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Api Cepat Membesar, Barang Berharga Tak Sempat Diselamatkan

Upaya warga untuk memadamkan api terkendala kobaran yang semakin membesar. Api dengan cepat menjalar ke bagian lain rumah sehingga sejumlah barang berharga di dalam rumah tidak sempat diselamatkan.

Petugas pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Singkawang.

Petugas bersama warga melakukan proses pemadaman. Sekitar pukul 01.00 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa.

Dari lokasi kejadian, ditemukan sejumlah barang yang berkaitan dengan kebakaran, di antaranya satu potong kayu balok yang telah terbakar dan satu potong kabel yang juga dalam kondisi terbakar.

Kerugian materiil akibat kebakaran tersebut untuk sementara diperkirakan mencapai Rp120 juta.

Penyebab kebakaran masih diduga akibat korsleting listrik berdasarkan kondisi awal yang ditemukan di lokasi.

Editor : DM MPGI