Koopsau II dan RRI Bekerjasama dalam Menyampaikan Informasi

Makassar – MPGI News, Bertempat di Studio Pro 1 RRI Makassar dilaksanakan dialog interaktif Asisten Operasi Kaskoopsau II Kolonel Pnb M. Taufiq Arasj., S.Sos. dengan host Arty Alpian dengan tema Peran Koopsau II dalam Penanganan Bencana Alam, Daya, Kota Makassar, Rabu (13/01/2022).

Asisten Operasi menjawab beberapa pertanyaan, Koopsau I beserta dengan matra lainnya dan instansi pemerintah lainnya menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan bila terjadi bencana alam khususnya wilayah tugas Koopsau I.

Seperti contoh, beberapa kejadian bencana alam seperti tsunami Palu, gempa pulau Lombok, gempa Mamuju, dan yang masih ada di ingatan kita adalah erupsi lahar dingin Gunung Semeru.

TNI Angkatan Udara khususnya Koopsau I pada wilayah yang terkena musibah bencana alam menjadi garda terdepan yang masuk ke daerah bencana baik personel maupun alutsistanya. Hal pertama yang dilakukan adalah dropping personel serta bantuan yang dibutuhkan oleh warga masyarakat yang terkena musibah, sementara personel menyiapkan fasilitas untuk landing-takeoff nya pesawat bila di wilayah tersebut terdapat landasan. Lanjut Aspos.

Karna setiap kali bencana terjadi, baik personel maupun alutsista TNI Angkatan Udara menjadi garda terdepan dalam mengangkut bantuan kebutuhan bagi warga yang terkena musibah, maupun untuk mengangkut warga masyarakat yang membutuhkan pertolongan pertama ke rumah sakit terdekat. Jelas Aspos.

“Apabila suatu daerah mengalami musibah bencana alam, mengingat kondisi dan keadaannya tidak dapat dilalui jalan darat dan air jalur yang mudah untuk ditempuh adalah melalui udara dengan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara maupun Helicopter.”, tutur Kolonel Pnb M. Taufiq Arasj., S.Sos.

Di akhir dialog interaktif, Asisten Operasi Kaskoopsau II Kolonel Pnb M. Taufiq Arasj., S.Sos. sedikit menjelaskan tentang rekrutmen untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Udara.

Secara singkat Asops menyampaikan untuk menjadi prajurit TNI Angkatan Udara baik di tingkat pangkat tamtama, bintara, maupun perwira diperlukan kesiapan yang baik dan direncanakan dengan matang karena untuk menjadi seorang prajurit dibutuhkan mental yang kuat, kesehatan yang baik, serta fisik yang prima, dan selama proses perekrutan tidak dipungut biaya dan untuk mendapatkan informasi dapat berkunjung ke website TNI Angkatan Udara diajurit.tni-au.mil.id.

(Red/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*