Kang Nadi,Penjual Bakso Malang Keliling Tidak Pernah Lelah Demi Menghidupi Keluarganya

 

Sukabumi- MPGI News, Sosok kang Nadi 45 Tahun Penjual Bakso Malang keliling di Sukabumi tak gampang menyerah pada nasib. Untuk memperbaiki kondisi ekonomi dan tidak mau hanya mengandalkan bantuan orang lain, dia pernah berjualan apa saja asal halal.

Setiap hari Kang Nadi berangkat pagi sampe malam mendorong gerobak nya keliling jalan di sekitar jalur lingkar selatan sukabumi,meski cuaca hujan,serta panas tidak menyurutkan rasa semangat nya demi mengais rejeki.

Nadi 45 tahun, berasal dari kampung ciletik RT 07 RW 01 Desa Cibaregbeg kecamatan Sagaranten kabupaten Sukabumi,saat ini mengadu nasib di kota Sukabumi dengan berjualan bakso keliling.Kamis 23/12/2021

Rasa lelah pun tergantikan jika sudah sampe di kontrakannya dengan menghitung sisa setor penjualannya seharian.diketahui bahwa jualan bakso malang ini bukan punya sendiri melainkan punya tokeh(bos),Kang Nadi hanya sebagai penjual saja.

Saat di temui awak media di jalan lingkar selatan sukabumi,Kang Nadi menyampaikan
” Alhamdulillah bang saat ini saya jualan bakso malang ini sekitar 4 bulan yang lalu,dan sebelumnya saya bekerja serabutan apa saja yang penting halal.apa saja Selalu saya kerjakan demi anak sekolah dan keluarga yang menanti di rumah”Jelasnya

Dengan kesabaran dan penuh rasa cinta kasih membuat Kang Nadi semakin bekerja dengan giat. Dengan suatu tekad kelak dirinya akan membahagiakan istri dan anak-anaknya dengan penghasilan yang cukup. Betapa tidak, awalnya kang Nadi harus melewati rintangan hidup yang amat berat, tubuh kecil yang kelihatan kurus itu harus mendorong gerobak yang berat, gerobak itulah yang dijadikannya sebagai mata pencahariannya saat ini sebagai tukang bakso keliling, demi mencapai mimpinya.

” Iya saat ini saya punya putri dua yang pertama Nani Ramadhani usia 17 tahun,saat ini sudah duduk di bangku SMA,yang kedua Meri Alifia usia 7 tahun..kedua putri itulah yang memberikan rasa semangat saya ketika jualan.saya ingin bisa menguliahkan anak saya sampe sukses.meski saya hanya pencaharian sebagai jualan bakso keliling”.Ungkapnya Kang Nadi dengan penuh harap di barengi rasa sedih

Nadi mengisahkan, bahwa dirinya harus mendorong gerobak itu setiap hari, Dirinya harus mengetuk-ngetuk mangkuk baksonya sambil berteriak bakso….bakso…bakso, hingga ada orang yang memanggil untuk membeli baksonya.

“Kegembiraan yang sangat senang itu disaat saya dipanggil oleh pembeli,” kisah Nadi sembil menambahkan, dia selalu melayani para pembeli dengan senyuman walaupun dirinya telah terasa lelah, karena jarak tempuh jualannya tidaknya dekat.Pungkasnya

Wartawan : Hilman

Publikasi : redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*