MPGINEWS.ID ~ SINGKAWANG, KALIMANTAN BARAT — Persiapan Tabligh Akbar dalam rangka Milad ke-7 Fahmi Ummi yang akan menghadirkan Datuk Seri Ulama Setia Negara Prof. Syaikh H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D. (UAS) bersama rombongan, termasuk Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Dr. K.H. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., terus dimatangkan melalui rapat koordinasi di kediaman Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, S.E., M.H., Jalan Gunung Poteng No. 11, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Minggu (27/9/2026) malam.
Rapat tersebut membahas kesiapan menyeluruh menjelang kedatangan UAS dan rombongan, mulai dari penjemputan, akomodasi, pengamanan, kesiapan lokasi, pengaturan jemaah, tamu VIP hingga fasilitas pelayanan masyarakat.
Hadir dalam rapat pengurus Fahmi Ummi Kota Singkawang, perwakilan pengurus wilayah Pontianak, tim Event Organizer (EO) Borneora, serta unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Turut hadir Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin,.S.E.,M.,H, wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Singkawang periode 2024–2029 dari Partai Amanat Nasional (PAN) H.Mubarak., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang Drs. H. Muhlis, M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. Asmadi, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Mokhlis, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana dr. Achmad Hardin, Sp.PD., M.A.P., Ketua Umum MUI Kota Singkawang H. Abdul Halim, Lc., Pasi Intel Kodim 1202/Singkawang Kapten Inf Taufik Wiramansyah, perwakilan Polres Singkawang, Ustadz Muhammad Bilal, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya.

Milad ke-7 Fahmi Ummi Usung Semangat Islam Rahmatan Lil ‘Alamin
Selain mematangkan aspek teknis, rapat juga menegaskan semangat utama kegiatan Milad ke-7 Fahmi Ummi yang mengusung nilai Islam Rahmatan Lil ‘Alamin.
Karena itu, panitia tidak hanya melibatkan unsur umat Islam, tetapi juga membuka ruang silaturahmi dan partisipasi lintas agama, etnis serta komunitas di Kota Singkawang.
Konsep tersebut sejalan dengan semangat kehidupan masyarakat Singkawang yang dikenal sebagai masyarakat majemuk. Koordinasi juga melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta berbagai unsur paguyuban masyarakat.
Keberadaan 17 paguyuban di Kota Singkawang menjadi salah satu unsur penting dalam membangun komunikasi lintas etnis. Sinergi tersebut diarahkan untuk bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, kerukunan dan toleransi selama kegiatan berlangsung.
Pengamanan Disiapkan Berlapis
Rapat juga mematangkan pola pengamanan yang akan diterapkan pada saat kegiatan. Area acara akan dibagi dalam beberapa zona, yakni Ring 1 untuk penceramah utama dan panggung, Ring 2 untuk area utama jemaah, serta Ring 3 untuk area luar dan parkir.
Pengamanan terhadap penceramah utama juga dipersiapkan melalui pengawalan melekat, sementara pengaturan arus masuk dan keluar jemaah, barikade, jalur evakuasi serta pengendalian kepadatan massa menjadi bagian dari skenario pengamanan.
Seluruh unsur terkait akan bekerja berdasarkan SOP pengamanan dan melakukan koordinasi antara aparat penegak hukum dengan panitia.
Stadion Kridasana Dipersiapkan untuk Sekitar 10.000 Jemaah
Tabligh Akbar akan dipusatkan di Stadion Kridasana, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, dengan kapasitas yang dipersiapkan sekitar 10.000 penonton.
Sekitar 40 tamu undangan VIP disiapkan di area panggung/rigging utama. Panitia juga menyiapkan dua area khusus tamu VIP di antara jemaah, masing-masing pada saf laki-laki dan perempuan, yang dipisahkan dengan pagar pengamanan.
Untuk mendukung kenyamanan masyarakat, panitia menyiapkan delapan toilet portabel untuk laki-laki dan perempuan serta fasilitas bagi tamu VIP.
Sementara Dinas Kesehatan Kota Singkawang akan menyediakan layanan cek kesehatan gratis di lokasi kegiatan.
Palang Pintu Susun Sirih Sambut UAS
Unsur budaya lokal juga akan hadir dalam penyambutan rombongan. Perguruan Pencak Silat Susun Sirih di bawah asuhan Marsal N. Safar dipersiapkan untuk menyambut kedatangan UAS bersama tamu VIP melalui pertunjukan palang pintu, sebagai bentuk penghormatan sekaligus bagian dari pelestarian seni budaya Melayu.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menghasilkan kesepahaman bersama mengenai berbagai persiapan yang harus dimatangkan hingga hari pelaksanaan.
Dengan menghadirkan UAS bersama rombongan dan melibatkan unsur lintas agama, etnis serta komunitas, Milad ke-7 Fahmi Ummi diharapkan menjadi momentum syiar Islam sekaligus memperkuat silaturahmi dan kerukunan masyarakat di Kota Singkawang.
Pewarta: Ferry S







