IKA PMII Tasikmalaya Gelar Refleksi Akhir Tahun: Tegaskan Komitmen Kebangsaan dan Siap Tempati Gedung Baru

Daerah, Ormas283 Dilihat

​Tasikmalaya – MPGI NEWS.ID – Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Tasikmalaya menggelar acara Refleksi Akhir Tahun dan Seminar Kebangsaan MINGGU (14/12/25) Dalam momentum ini, IKA PMII menegaskan kembali posisinya sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

​Ketua IKA PMII Tasikmalaya, Endang Rusmanto, menyampaikan bahwa organisasi ini memegang teguh “estafeta” perjuangan dari para pendiri (muasis) Nahdlatul Ulama (NU). Nilai-nilai Ghiroh, Fiqroh, Harokah, dan Amaliah menjadi landasan utama dalam pergerakan kebangsaan mereka.

​”PMII tidak lepas dari ruh-nya NU. Sesuai garis yang ditetapkan oleh KH. Wahab Hasbullah, menjaga persatuan dan kesatuan negara adalah tugas semua kader bangsa, termasuk santri dan mahasiswa,” ujar Endang saat diwawancarai di sela acara.

​Endang menekankan pentingnya menanamkan (“mendownload”) semangat perjuangan para pendahulu kepada generasi muda saat ini. Hal ini dinilai krusial untuk mengantisipasi ideologi-ideologi baru yang berpotensi menggeser kecintaan terhadap tanah air.

​Gedung Baru IKA PMII ​Selain membahas isu kebangsaan, Endang juga menyampaikan kabar baik terkait fasilitas organisasi. IKA PMII Tasikmalaya telah mendapatkan amanah dari pemerintah berupa penggunaan gedung baru yang berlokasi di kawasan Tamansari, tepatnya di seberang kampus baru Universitas Siliwangi (Unsil), dekat kantor Polsek Tamansari.

​”Alhamdulillah kita mendapat kepercayaan menggunakan gedung yang dibangun pemerintah. Pagu anggarannya sekitar Rp1,2 miliar. Ini sebenarnya Graha Pemuda, namun diperuntukkan bagi keluarga besar PMII dan NU,” jelasnya.

​Pembangunan gedung tersebut saat ini sedang dalam tahap penyelesaian oleh pihak ketiga dan ditargetkan rampung pada akhir Desember ini. Endang optimis gedung tersebut sudah bisa digunakan sebagai pusat kegiatan pada awal tahun 2026, sekitar bulan Januari atau Februari.

​Sikap Kritis dan Konstruktif ​Menutup
pernyataannya, Endang yang menjabat sebagai Ketua IKA PMII hingga tahun 2029 ini menegaskan sikap organisasi terhadap pemerintah. IKA PMII berkomitmen untuk tetap menghidupkan nalar kritis namun tetap menjadi mitra strategis.

​”Nalar kritis IKA PMII tetap dibangun. Kita akan mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat, namun kita juga akan hadir membersamai pemerintah jika ada persoalan serius, serta mendukung kebijakan yang sesuai dengan ruh perjuangan,” tegas mantan Ketua Umum PMII periode 1999-2000 tersebut.

​Saat ini, keluarga besar PMII Tasikmalaya memiliki basis massa yang cukup besar dengan struktur yang terdiri dari 10 Komisariat dan 8 Rayon yang tersebar di berbagai kampus, dengan total kader aktif dan alumni mencapai lebih dari seribu orang. (Iki)