Mpginews.id,Aceh Utara – Wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat terus ditunjukkan oleh Kodim 0103/Aceh Utara. Melalui Koramil 18/Baktiya Barat, pembangunan jembatan gantung perintis yang menghubungkan Desa Singgah Mata dengan Desa Cot Paya di Kecamatan Baktiya Barat kini terus dipacu dan telah mencapai progres fisik 50 persen. Kamis, (20 Agustus 2026).
Jembatan gantung ini merupakan jalur vital yang sangat dinantikan warga sebagai akses utama mobilitas harian. Dengan bentang panjang 40 meter, lebar 1,2 meter, dan ketinggian 8 meter, keberadaan jembatan ini nantinya akan memangkas jarak serta mempermudah aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di kedua desa.
Danramil 18/Baktiya Barat Kapten Inf Hefiadi menyampaikan bahwa pengerjaan jembatan terus berjalan lancar berkat cuaca cerah yang mendukung di lokasi. Pada tahap ini, fokus pekerjaan diarahkan pada pengelasan tiang abutment berbahan kokoh berukuran lebar 5,8 meter dan tinggi 8 meter, serta pengerjaan penarikan kabel utama jembatan.
Di lapangan, Babinsa Koramil 18/Baktiya Barat, Kopka Musliadi, turun langsung memimpin pengerjaan dan bahu-membahu bersama para tenaga ahli sipil. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah proyek pembangunan memastikan setiap tahap pengerjaan berjalan presisi, aman, dan tepat waktu.
Kehadiran jembatan perintis ini disambut antusias dan rasa haru oleh warga setempat. Masyarakat mengaku sangat terbantu karena jembatan ini menjadi penyeberangan impian yang akan memperlancar transportasi, baik untuk anak-anak pergi sekolah maupun warga yang mengangkut hasil pertanian.
Pembangunan jembatan gantung perintis oleh Kodim 0103/Aceh Utara ini menjadi bukti komitmen TNI AD dalam membuka keterisoliran wilayah. Sinergi ini diharapkan dapat memacu roda perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.
Pendim 0103/Aceh Utara







