Diduga Lahan Sumber Mata Air Cibolerang Yang Dikelola BUMD Garut Bermasalah, LIG Pertanyakan Bukti Kepemilikanya

 

MPGI News Garut – Jawa Barat Selasa,28/9/2020 DPD LIG mulai soroti Pengadaan tanah di Perusaan umum daerah ( Perumda) kabupaten Garut, oleh pemkab Garut, masalahnya selama ini laskar indonesia tidak bosan selalu mengingatkan, agar semua aset milik pemda segera ditertibkan ujar ketua LIG dudi supriyadi Saat melakukan wawancara dengan awak media.

;dalam pengadaan tanah sumber mata air kini kami mempertanyakan, sebagai salah satu LSM penggiat anti korupsi di kabupaten Garut, ;misalnya pengadaan tanah untuk sumber air yang berlokasi di kampung Cibolereng kecamatan Wanaraja tuturnya.

“Ketua DPD Laskar indonesia kabuapten Garut, Dudi Supriyadi kali ini mempertanyakan sertifikat tanah hasil pengadaan tanah sumber mata air pada tahun 2019 atas sumber mata air Cibolerang yang berlokasi di desa cinunuk kecamatan wanaraja.

“Pasalnya Pemerintah daerah kabupaten Garut memiliki program pengadaan tanah sumber mata air pada tahun 2019, dan hasil pengadaan tersebut didaftarkan untuk memperoleh sertifikat, guna melindungi aset tersebut sesuai perataruan menteri agraria / badan pertanahan nasional no 3 tahun 1997 tentang ketentuan pelaksanaan peraturan pelaksanaan peraturan pemerintah no.24 tahun 1997 tentang pendaftaran tanah ujar dudi.

“Untuk itu DPD laskar indonesia mendesak kepada pemerintah kabupaten garut, untuk segera mendapatkan sertifikat atas tanah tersebut, sebagai perlindungan hukum atas aset, agar dikemudian hari tidak rentan dusalah gunakan, dan rentan gugatan ujarnya.

“Dudi juga berharap, atas pengadaan tanah tersebut harus mendapatkan sertifikat dengan persyaratan warkah yang jelas secara riwayat dan administrasi, tandasnya.

“Karena bukan rahasia umum bahwa proses pencatatan sertifikat digarut banyak sekali mafia tanah yang gentayangan dengan modus menawarkan jasa dan lain sebagainya, kasus mafia tanah ini juga menjadi salah satu catatan merah bagi institusi tersebut diatas, contoh kecil saja masa ada sungai yang berubah menjadi tanah timbul’ ada pemiliknya? Dasarnya apa? Namun itu ada faktanya dan terbukti bisa disertifikatkan tegas dudi, artinya mafia itu ada mulai dari adanya oknum masyarakat,pejabat desa/kelurahan,maupun oknum pegawai BPN.

“Yang harus dijaga bersama jangan sampai juga merugikan masyarakat, semuanya harus berjalan normal dan tertib, agar tidak muncul masalah dikemudian hari pungkas dudi.

(S.Afsor/tim biro garut)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*