Sisa Kuota PPDB 2026/2027 Masih Tersedia, SMAN 1 Sungai Ambawang Buka Pendaftaran Tambahan Kelas X

 

MPGINEWS.ID ~ KUBU RAYA/KALBAR – SMAN 1 Sungai Ambawang kembali membuka kesempatan bagi calon peserta didik baru melalui pendaftaran tambahan Kelas X Tahun Ajaran 2026/2027. Kebijakan ini diambil menyusul masih tersedianya sisa kuota penerimaan peserta didik, sekaligus menjadi wujud komitmen sekolah dalam memastikan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Sungai Ambawang dan sekitarnya.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 Sungai Ambawang, M. Tahir, S.Pd., saat berdialog bersama perwakilan orang tua, wali murid, dan tokoh masyarakat pada Selasa (21/7/2026). Dalam forum tersebut, pihak sekolah menegaskan bahwa seluruh proses pengisian sisa kuota tetap dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan berpedoman pada ketentuan yang ditetapkan Dinas Pendidikan.

Dari total daya tampung sebanyak 283 peserta didik untuk jenjang Kelas X, hingga berakhirnya tahapan utama PPDB telah diterima 209 siswa melalui jalur afirmasi, perpindahan tugas orang tua, prestasi, dan domisili (zonasi). Namun, dinamika dalam proses penerimaan menyebabkan kuota belum terisi secara optimal, setelah dua calon peserta didik mengundurkan diri dan dua lainnya tidak melakukan daftar ulang.

“Kami tetap akan memenuhi sisa kuota sesuai regulasi yang berlaku. Namun, prinsip yang kami pegang sangat jelas, yaitu calon peserta didik yang diterima tidak boleh telah terdaftar di sekolah lain. Kami juga memberikan prioritas kepada masyarakat yang berada di sekitar lingkungan sekolah, karena kehadiran SMAN 1 Sungai Ambawang memang untuk memenuhi kebutuhan layanan pendidikan di wilayah ini,” ujar M. Tahir.

Pemerataan Akses Menjadi Prioritas

Menurut M. Tahir, kebijakan memprioritaskan calon peserta didik dari wilayah sekitar bukan semata-mata menjalankan ketentuan zonasi, melainkan bagian dari strategi membangun pemerataan pendidikan yang berkeadilan.

Kedekatan antara tempat tinggal dan sekolah diyakini mampu meningkatkan angka partisipasi pendidikan, mengurangi potensi putus sekolah, sekaligus memperkuat keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran.

“Semakin mudah akses menuju sekolah, semakin besar pula peluang peserta didik untuk menyelesaikan pendidikannya dengan baik. Pendidikan harus hadir sedekat mungkin dengan masyarakat,” ungkapnya.

Didukung Sumber Daya yang Memadai

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, SMAN 1 Sungai Ambawang akan mengelola delapan rombongan belajar untuk jenjang Kelas X. Secara keseluruhan, sekolah memiliki 24 rombongan belajar yang tersebar di kelas X, XI, dan XII.

Proses pembelajaran didukung oleh 48 tenaga pendidik serta 60 tenaga kependidikan, termasuk tenaga administrasi dan petugas pendukung lainnya. Ketersediaan sumber daya tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga mutu layanan pendidikan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan menengah.

Mendorong Pengembangan Karakter dan Potensi Siswa

Tak hanya berfokus pada capaian akademik, SMAN 1 Sungai Ambawang juga terus memperkuat pembinaan karakter melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dikelola secara sistematis dan berkelanjutan.

Beragam kegiatan pengembangan minat dan bakat akan dibina langsung oleh guru serta pelatih yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya, sehingga peserta didik memperoleh ruang untuk berkembang secara utuh, baik dari sisi intelektual, keterampilan, maupun karakter.

“Pendidikan sejatinya tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Kami ingin setiap peserta didik memiliki kesempatan mengembangkan potensi dirinya melalui kegiatan yang positif dan terarah,” jelas M. Tahir.

Kolaborasi Menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045

Menutup pertemuan tersebut, M. Tahir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam membangun dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan mencetak generasi unggul tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah, tetapi memerlukan dukungan keluarga dan lingkungan.

“Kita sedang mempersiapkan generasi yang kelak akan memimpin Indonesia pada tahun 2045. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Sekolah memberikan pendidikan, keluarga memperkuat pembinaan karakter, sementara masyarakat menjadi lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak,” tuturnya.

Dengan masih dibukanya pendaftaran tambahan untuk mengisi sisa kuota PPDB Tahun Ajaran 2026/2027, SMAN 1 Sungai Ambawang berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang memenuhi persyaratan. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh warga.

Pewarta  : Ferry S.

Editor     : Redaksi MPGINEWS.ID

Komentar